Kapolres Lumajang Release Hasil Razia Motor Bodong di Facebook

- Jurnalis

Jumat, 28 Juni 2019 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lumajang (AKBP M. Arsal Sahban) saat mengecek puluhan motor hasil razia motor bodong.

Kapolres Lumajang (AKBP M. Arsal Sahban) saat mengecek puluhan motor hasil razia motor bodong.

Lumajang, (regamedianews.com) – Sejak tiga hari yang lalu (Selasa, 25 Juni 2019) Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH melalui media social facebooknya merelease sebanyak 45 motor bodong (tanpa dilengkapi surat lengkap), hasil operasi kepolisian baik dalam grebek desa maupun dalam operasi skala besar dengan kurun waktu 4 bulan terakhir.

Dalam catatan kepolisian, dari ke 45 motor tersebut berasal dari berbagai kota di wilayah Jawa Timur seperti Lumajang, Jember, Sidoarjo, Probolinggo, Kota Mojokerto dan Kota Surabaya. Bahkan ada pula kendaraan yang setelah di cek oleh Sat Lantas Polres Lumajang motor tersebut berasal dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur. Selain itu terdapat pula motor yang berasal dari Pulau Bali serta Kota Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban mengatakan, tidak ada pungutan uang sepeserpun untuk mengambil motor tersebut. Ia juga membenarkan bahwa dirinya merelease 45 motor di grup facebook ‘Sahabat MAS’, agar semakin banyak warga yang mengetahui berita ini.

Baca Juga :  Diduga hina Pejabat Negara di Instagram,Warga Bangkalan diamankan Polda Jatim

“Silahkan datang ke Mapolres Lumajang dengan membawa surat lengkap, jika merasa motor tersebut adalah milik anda. Surat lengkap yang saya maksud adalah STNK dan BPKB, serta jika motor tersebut adalah motor kredit maka silahkan membawa surat pendukung dari pihak leasing yang bersangkutan agar bisa membawa kembali motor tersebut. Dalam proses pengambilan nya tidak dipungut uang sepeserpun”, tegas Arsal.

Lebih lanjut, pria yang memiliki lambang dua melati di pundak ini mengatakan grebek desa akan terus dilakukan oleh pihaknya. Tujuan dari grebek desa selain mencari penadah dari motor bodong, juga untuk merusak pasaran motor hasil kejahatan criminal di wilayah Lumajang. Ia menghimbau agar masyarakat tidak bangga menjadi bagaian dari pelaku kejahatan. membeli motor bodong sama dengan menjadi bagian dari pelaku kejahatan.

Baca Juga :  Sembuh, Satu Pasien Covid-19 di Bangkalan Boleh Pulang

“Harapan saya setelah ini, warga tak lagi berminat untuk membeli motor bodong, sehingga kejahatan termasuk pencurian kendaraan bermotor maupun begal dapat menurun secara signifikan. Hukum ekonomi berjalan disini, semakin banyak permintaan, maka suplai akan meningkat. Masalahnya suplainya berasal dari proses begal dan curanmor”, ucap Arsal.

Untuk mengetahui data kepemilikan motor tersebut, dapat dilihat di Facebook groups ‘Sahabat MAS’. data meliputi identitas kendaraan, pemilik kendaraan, nomor rangka dan nomor mesin, serta Alamat pemilik. Link facebook sebagai berikut :
https://www.facebook.com/groups/2097146940360898/permalink/2284905314918392?sfns=mo

“Atau jika kurang lengkap, dapat di akses langsung dengan meng klik tautan https://www.facebook.com/groups/2097146940360898/permalink/2284905314918392?sfns=mo”, terangnya. (har)

Berita Terkait

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:06 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Berita Terbaru

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB

Caption: tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadilah Helmi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB