Kecelakaan Saat Bekerja, TKI Ilegal Asal Sampang Tewas

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juli 2019 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Sampang, (regamedianews.com) – Ada salah satu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sampang, Madura, yang meninggal dunia di Malaysia, pada Selasa (02/07/2019) kemarin.

Hal tersebut dikatakan Kasi Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Koperasi, Usahq Mikro dan Tenaga Kerja (Diskumnaker) Sampang, Agus Sumarso, Jum’at (05/07).

Baca juga TKI Asal Sokobanah Sampang Bebas Dari Hukuman Mati

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namanya Yusuf, asal warga Kecamatan Tambelangan, dia meninggal dunia karena kecalakaan saat kerja. Entah dia pekerja kuli bangunan atau pekerja lain”, ujar Agus.

Baca Juga :  Mitra Pembayaran Iuran, BPJS Ketenagakerjaan Pasang Simbol di Agen BRILink Pamekasan

Ia juga mengungkapkan, TKI asal Sampang tersebut berstatus ilegal. Namun meski demikian, Pemerintah tetap memfasilitasi untuk penjemputan jenazah.

“Kami bekerja sama dengan Pemerintah Pusat, entah itu TKI ilegal atau tidak, kami tetap memfasilitasi karena dia masih warga kami”, ucapnya.

Saat ini Jenazah dijemput ke Bandara Juanda Surabaya setelah menerima laporan dari kelurganya yang ada di Malaysia dan di rumah duka.

Baca Juga :  Bek Tangguh Jaimerson Da Silva Resmi Berseragam Madura United

Baca juga Puluhan TKI Asal Pamekasan di Deportasi

“Keluarga duka minta bantuan kepada kami untuk mendapingi proses pemulangan jenazah dari Bandara sampai ke rumuh duka. Kami berharap masyarakat bisa berangkat kerja ke luar negeri melalui jalur resmi. Dan kami akan bantu proses administrasi dan persiapan kerjanya”, tandasnya. (adi/har)

Berita Terkait

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan
Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025
Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang
Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’
Bupati Sampang Tekankan Transparansi Penggunaan Dana Desa
DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Posyandu Tekan Angka Stunting
Pamekasan Ekspor Produk Tembakau Rp2,7 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:05 WIB

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 November 2025 - 12:02 WIB

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Jumat, 28 November 2025 - 17:13 WIB

DPRD Sampang Sepakati APBD 2026 Sebesar Rp1,98 Triliun

Berita Terbaru

Caption: mengenaskan, kepala korban terjepit drum mixer truk molen dan berlumuran darah, (dok. Yusrianto, Rega Media).

Peristiwa

Pekerja Proyek di Gorontalo Utara Tewas Mengenaskan

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:05 WIB

Caption: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menerima piagam penghargan kabupaten terbaik dalam penerapan keterbukaan informasi publik, (dok. Kursi, Rega Media).

Daerah

Kabupaten Pamekasan Raih Predikat Informatif 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:02 WIB

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:02 WIB

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Peristiwa

Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

Sabtu, 29 Nov 2025 - 15:23 WIB