AMMPD Desak Polres Boalemo Usut Tuntas Kasus PLTS Yang Menggunakan Dana Desa

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2019 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa aksi dari AMMPD pose bersama dengan Wakapolres Boalemo.

Massa aksi dari AMMPD pose bersama dengan Wakapolres Boalemo.

Tilamuta, (regamedianews.com) – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Daerah (AMMPD) untuk kesekian kalinya turun lagi ke jalan menyuarakan aspirasi rakyat dan menggelar aksi di halaman Kantor Polres Boalemo, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Selasa (30/07/2019) kemarin.

Aksi unjuk rasa ini di taksir menurukan puluhan orang lebih dan Taufik Buhungo sebagai Korlap aksi ini dalam tuntutanya menegaskan mendukung pihak Polres Boalemo dalam mengusut tuntas dugaan kasus Korupsi program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau Penerangan Jalan Umum (PJU) ini yang anggarannya di caplok dari Dana Desa dan hampir seluruhnya dari 82 Desa di Kabupaten Boalemo yang mengikuti progam ini dan terkesan di paksakan karena ada intervensi dari pejabat tinggi di Kabupaten Boalemo.

“Harga pengadaan per unit PLTS ini setelah di kroscek di Jakarta yang paling mahal adalah 8 juta per unitnya, itupun sudah termasuk dengan ongkos kirim, sedangkan yang di anggarkan oleh Desa lebih 2 kali lipat dan bervariatif, ada yang 18, 20 sampai 22 juta per unitnya, selisih dari 8 juta ke 22 juta itu yang kami pertanyakan di kemanakan,” tegas Taufik Buhungo.

Baca Juga :  Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek DD di Dharma Camplong Malah Dibiarkan Mangkrak

Taufik menambahkan, pengadaan PLTS ini harusnya di anggarkan melalui Kementrian ESDM, bukan melalui Dana Desa, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa Dana Desa itu hanya di fokuskan untuk Pemberdayaan Masyarakat dan Infrastruktur Desa, bukan untuk PLTS yang notabene urusan Kementerian ESDM.

Di tempat yang sama, Rahmat Mamonto yang turut hadir di aksi demo tersebut mengatakan pihaknya siap memberikan data mengenai dugaan kasus korupsi PLTS ini kepada Polres Boalemo jika di butuhkan dan juga siap untuk mengawal kasus ini sampai tuntas.

Menanggapi tuntutan masa aksi ini, WakaPolres Boalemo, Kompol Pietmond Tamalawe mewakili Kapolres Boalemo menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres Boalemo tidak sempat hadir bertatap muka karena masih ada tugas yang harus di selesaikan saat ini juga.

Baca Juga :  PJI Sumenep Gerebek Rumdis Polisi Berpangkat Melati Dua

“Saya mewakili Pak Kapolres sangat berterima kasih kepada teman-teman LSM dan Aktivis, karena sudah menyampaikan aspirasi dan informasi dugaan Korupsi ini, memang kasus ini benar ada di kami berupa laporan informasi pada bulan Mey, sudah kami tindak lanjuti dan sekarang sudah pada tahap penyidikan dan tentunya kami butuh dukungan data-data dan bukti yang akurat dan kami akan selesaikan kasus ini tanpa tebang pilih,” tegas WakaPolres.

Mendengar janji dari WakaPolres, akhirnya masa aksi membubarkan diri dengan tenang, aman dan damai kembali ke rumah masing-masing dan di tutup dengan foto bersama antara masa aksi dan Wakapolres beserta personilnya. (onal)

Berita Terkait

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth
Sidak Disperta, DPRD Sampang Desak Percepatan Distribusi Alsintan
PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga
Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun
Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi
Sambut 2026, Polantas Sampang Larang Konvoi dan Knalpot Brong
Empat Puskesmas di Pamekasan Temukan Suspek Chikungunya

Berita Terkait

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:08 WIB

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:03 WIB

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:13 WIB

Asal Jadi, Proyek Box Culvert Tanah Merah-Jenteh Diprotes Warga

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:01 WIB

Ra Mahfud Imbau Warga Sampang Sambut Tahun 2026 Dengan Santun

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:11 WIB

Jelang 2026, Puluhan Pejabat Pemkab Bangkalan Dirotasi

Berita Terbaru

Caption: Ketua PWI Bangkalan pose bersama usai seminar nasional di Kampus Institut Bahri Asyiq Galis, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PWI Bangkalan Bedah Tantangan Jurnalisme Era Post Truth

Minggu, 4 Jan 2026 - 20:08 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar konferensi pers ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Kriminalitas di Sumenep, Kejahatan Siber Melonjak Tajam

Minggu, 4 Jan 2026 - 17:27 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB