Mahasiswa Baru UTM Dibekali Peduli Lingkungan Hingga Deklarasi Bebas Sampah Plastik

- Jurnalis

Sabtu, 3 Agustus 2019 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto saat di wawancarai awak media usai mengisi kuliah umum tentang dampak sampah plastik

Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto saat di wawancarai awak media usai mengisi kuliah umum tentang dampak sampah plastik

Bangkalan, (regamedianews.com) – 4.800 Mahasiswa Baru dan Civitas akademika Kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) deklarasikan bebas sampah plastik bersama Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Agung Ali Fahmi, Sabtu (03/08/2019).

Deklarasi itu dilaksanakan setelah Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Bambang Suprakto memberikan kuliah umum tentang dampak sampah plastik di gedung pertemuan, Jumat (02/08) kemarin.

“Plastik saat ini menjadi problem dunia, sementara pengunakan plastik sangat luar biasa mulai dari kalangan rendah sampai atas”, kata Bambang Suprapto saat ditemui awak media.

Baca Juga :  Pergantian Tahun Baru 2025 di Kwandang Berlangsung Meriah

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat, utamanya para mahasiswa, untuk turut berperan menjaga lingkungan. Sehingga nantinya UTM menjadi kampus Go Green dan bebas sampah.

“Sampah plastik merupaka hal yang saat ini menjadi problem di Indonesia, bahkan sampah plastik juga menjadi problem di dunia”, ungkapnya.

Menurutnya, apabilan plastik ini begitu salah penggunaan maka akan menjadi masalah dalam ekosistem  bukan hanya sekedar untuk hidup sehari hari.

“Makanya pada kesempatan kami di undang di UTM ini maka yang kami angkat pertama yaitu masalah persoalan sampah plastik. Karena masalah sampah plastik ini menyeluruh dari kalangan yang terendah sampai tinggipun pemanfaatan plastik cukup luar biasa”, terangnya.

Baca Juga :  Minim Lampu PJU, Jalur Omben Sampang Gelap Gulita

Pihaknya berharap dengan memberikan pembekalan dampak sampak plastik kepada mahasiswa baru bisa memberikan pemahaman dampak sampah plastik dalam keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem.

“Artinya sampah ini kita gunakan dalam sekali pakai bukan menggunakan cara dicuci disimpan, dicuci lalu disimpan besok masih dipakai lagi. Begitulah murahnya plastik padahal mahal proses pengolahannya dari awal. Sehingga kenapa harus dimulai di UTM karna pemahaman
tentang kemahasiswaan harus ditanamkan sejak dini”, pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB