Fisib UTM Raih Rekor Muri Dunia Pembuatan Ikat Kepala Tradisional Madura

- Jurnalis

Kamis, 8 Agustus 2019 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan, (regamedianews.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya (Fisib) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memperoleh Rekor Muri Dunia pembuatan Ikat Kepala Tradisional Madura dengan jumlah peserta terbanyak 1052 peserta.

Penghargaan Rekor Muri Dunia diperoleh pada saat pengenalan mahasiswa baru dari fakultas Fisib yang dilaksanakan di Gedung RKB E, Rabu, (7/8/2019).

“Intinya Fisib ingin melestarikan budaya Madura makanya kegiatan kegiatan akan dibuat tematik sebab ini fakultas Budaya. supaya demikian semua artepak budaya khususnya yang bagian fisik itu harus juga di lestarikan terhadap generasi baru ” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya UTM, Surokim Abdussalan, Rabu, (7/8).

Baca Juga :  Taufikurrachman Resmi Jabat Pj Sekda Pamekasan

Sementara itu, Eksekutif Manegar Museum Muri Sri Wirdayati mengatakan kegiatan pembuatan tongkosan serentak dan sebanyak di Fisib tersebut belum pernah dilakukan.

“Kami dari Museum Muri Dunia datang ke Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk menyaksikan kegiatan yang spektakuler yaitu pembuatan tongkosan atau pembuatan ikat kepala khas Bangkalan Madura dengan jumlah peserta terbanyak yakni 1052 peserta yang mengikuti pembutan tongkosan tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan kegiatan yang pertama kali yang dilaksanakan oleh mahasiswa baru. Karna sebelumnya belum ada, meski sudah ada namun hanya ikat kepala pemakaian yang lebih dikenal blankon pada tahun 2009 sebanyak 5000 peserta, lalu ditumbangkan dibandung yakni ikat kepala khas bandung dengan nama totopong dengan peserta 5452

Baca Juga :  Pemuda Asal Bangkalan Ini Tega Perkosa Pacarnya Dengan Divideo Lalu Diviralkan

“Selanjutnya ditumbangkan lagi di Betawi dengan nama lispol, sebanyak 9065 peserta dan terakhir di Surabaya,” ujarnya.

Stadart untuk mendapat Rekor Muri Dunia itu ada 5 yaitu PPUL (Paling Pertama Unik dan Langka) untuk kegiatan ini termasuk kegiatan unik dan jumlah peserta terbanyak (sfn/tfk)

Berita Terkait

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan
Disfungsi SDN Batuporo Timur 1, DPRD Sampang Siapkan Pansus dan Audit Investigatif

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:09 WIB

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:12 WIB

Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB

Caption: tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Fadilah Helmi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang

Jumat, 23 Jan 2026 - 19:09 WIB

Caption: Kapolres Sampang AKBP Wibowo, didampingi Kasi Humas Ipda Agung Intama dan Kasat Reskrim AKP Hafid Dian Maulidi, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Jumat, 23 Jan 2026 - 16:06 WIB