Mahasiswa UTM Galang 1000 Tandatangan Tolak RUU KPK dan RUU KUHP

- Jurnalis

Senin, 23 September 2019 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mahasiswa turut menandatangani saat aksi 1000 tanda tangan penolakan RUU KPK dan RUU KUHP.

Sejumlah mahasiswa turut menandatangani saat aksi 1000 tanda tangan penolakan RUU KPK dan RUU KUHP.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Sejumlah mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggelar aksi solidaritas dengan menggalang 1000 tanda tangan menolak revisi RUU KPK dan RUU KUHP kepada mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura, Senin (23/9/2019).

Longmart dari gerbang pintu masuk UTM, sejumlah mahasiswa tersebut mengelilingi kampus UTM dan finis di depan gedung rektor.

Pantauan regamedianews.com, sejumlah mahasiswa tersebut sangat antusias menandatangi petisi menolak revisi RUU KPK dan RUU KUHP.

Baca Juga :  Komunitas JJS: Warga Terdampak PSBB Banyak Menunggu Uluran Tangan

“Kami membutuhkan KPK, dan kami mahasiswa UTM tidak setuju kalau misal KPK itu dilemahkan, karna bila KPK dilemahkan, terus bagaimana nasib korupsi di bangsa kita,” ujar peserta aksi dari Prodi Sosiologi F. Fisib UTM, Izzanul Sabila, Senin (23/9).

Ia juga mengajak kepada seluruh mahasiswa UTM lainnya untuk bergerak menolak RUU KPK dan RUU KUHP. Karna, menurutnya, merubah pada yang lebih baik terhadap segala peraturan perlu peran dari mahasiswa.

Baca Juga :  Diduga Terpapar Covid-19, Warga Lumajang Meninggal Dunia dan Dimakamkan di Sampang

“Kami sebagai mahasiswa bukan hanya belajar di dalam ruangan. Polemik yang terjadi saat ini adalah tugas mahasiswa untuk mengawasi pemerintah. Sebab, segala kebijakan yang diputuskan akan berdampak pada masyarakat sehingga pada akhirnya menjadi korban,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial
Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC
Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan
Pagu DD 2026 Turun, Pemdes Pamekasan Diminta Fokus Skala Prioritas
Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:30 WIB

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:22 WIB

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:37 WIB

Pemkab Pamekasan Gandeng Pengusaha Ringankan Beban UHC

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:49 WIB

Pimpin Disdik Sampang, Nor Alam Emban Misi Pembenahan

Berita Terbaru

Caption: Ketua MUI Sampang KH.Itqan Bushiri menyampaikan sambutannya dalam agenda ta'aruf dan konsolidasi pengurus, (dok. foto istimewa).

Daerah

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Minggu, 25 Jan 2026 - 18:30 WIB

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB