Satu Kades Terpilih Ini Dipastikan Gagal Ikuti Pelantikan

- Jurnalis

Minggu, 15 Desember 2019 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Probolinggo, (regamedianews.com) – Kisah pilu benar-benar menyelimuti keluarga almarhum Sunardi, Desa Kedawung, Kecamatan Kahuripan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Pasalnya, Sunardi harus gagal dilantik menjadi Kepala Desa, padahal tak lama lagi pelantikan dirinya akan dilakukan, jadwal pelantikan rencananya, Senin (16/12/19).

Kegagalan pelantikan Sunardi terjadi karena yang bersangkutan harus menghadap sang Khaliq, Kamis (12/12) malam. Dirinya tutup usia sesaat setelah mengeluh tidak enak badan, kemudian muntah darah dan menghembuskan nafas terakhir.

Kabar meninggalnya Sunardi tak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tapi juga bagi pendukungnya. Mereka merasa tidak percaya dengan apa yang menimpa Sunardi yang bisa dibilang mendadak tersebut, karena meskipun almarhum memiliki riwayat komplikasi, namun belakangan masih relatif sehat.

Baca Juga :  PMII Demo Disdik & Legislatif, Pertanyakan Keseriusan Kelola Pendidikan di Bangkalan

”Baru tadi pagi (Jumat, red) sekitar pukul 08.00, selesai proses pemakamannya. Almarhum meninggalkan satu istri dan dua anak laki-laki”, ujar Saniwar Camat Kahuripan dikutip dari media lokal setempat.

Akibat meninggalnya Sunardi sebagai Kepala Desa terpilih, maka Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Samsul Hadi mengatakan pihaknya telah mempersiapkan pemilihan ulang.

Baca Juga :  Musim Hujan, Warga Di Sumenep Harap Waspadai Penyakit DBD

Hal itu dilakukan sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 28/2019 tentang Pilkades pada pasal 49 ayat (5) yang menyebutkan dalam hal kades terpilih mengundurkan diri atau berhalangan tetap sebelum pelantikan, maka diadakan pemilihan ulang. Nah, kata berhalangan tetap dimaksud adalah meninggal tersebut.

”Yang pasti akan dilakukan pemilihan ulang. Hanya saja, apakah masuk pelaksanaan Pilkades 2020 atau tidak, masih akan dibahas lebih lanjut”, tutupnya. (rd)

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja
Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:47 WIB

Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Berita Terbaru

Caption: potongan video amatir, tampak oknum guru SDN Batuporo Timur 1 tengah santai mendengarkan musik dangdut, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak

Selasa, 20 Jan 2026 - 13:43 WIB

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB