Gagal, Bupati Bersama Forkopimda Dilarang Warga Membuka Kembali Segel TPA

- Jurnalis

Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan saat menemui warga Buluh di depan TPA yang disegel

Bupati Bangkalan saat menemui warga Buluh di depan TPA yang disegel

Bangkalan, (regamedianews.com) – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron bersama Forkopimda meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah pasca di segel, Jumat (21/2/2020) kemarin oleh warga Desa Buluh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

Ra Latif bersama Forkopimda sampai kelokasi sekitar pukul 09:00 Wib, Sabtu (22/2), langsung meninjau lokasi TPA yang di segel. Kemudian mengecek kondisi TPA yang berdekatan dengan rumah warga yang terdampak.

Setelah itu, Bupati bersama Forkopimda menemui sejumlah warga dan tokoh masyarakat serta aparat desa setempat.

Dalam musyawarah terbuka kepada warga Bupati Ra Latif meminta kepada seluruh warga agar membuka kembali dua gerbang TPA yang di segel. Sebab, menurut Ra Latif TPA yang berada di Desa Buluh adalah satu satunya aset Bangkalan tempat sampah.

Baca Juga :  Harga Gula Pasir di Pasar Pamekasan Merosot

Ia juga menyampaikan, apabila TPA itu tidak dibuka kembali maka dampaknya akan terjadi penumpukan sampah dijalan kota Bangkalan. Oleb karena itu, pihaknya meminta kesudian warga agar membuka kembali TPA tersebut.

“Secepatnya akan kita tindak lanjuti, bahkan kita akan menambah anggaran agar sampah itu bisa dikelola disamping kita menggunakan solusi jangka pendek untuk sementara,” pungkasnya.

Mewakili warga, Kepala Desa Buluh Muslimin mengatakan, tidak bisa berbuat apa-apa lantaran penutupan itu atas kehendak dan kemauan warga.

“Kami selaku perangkat Desa tidak bisa melakukan apa apa karena ini kemauan warga,” ujarnya.

Kepala Desa yang menjabat 20 tahun itu juga menjelaskan, permintaan warga supaya TPA itu seterusnya di stop dan tidak membuang sampah ke Desa Buluh.

Baca Juga :  Kebut Rehab Rutilahu, Satgas TMMD Sampang Gandeng TNI AU

“Tapi warga meminta kepada pemerintah agar sampah yang sudah puluhan tahun ini dikelola, artinya jangan sampai dibiarkan seperti ini karena bila dibiarkan khawatir bisa terus menjadi wabah penyakit kepada warga,” pungkasnya.

Atas peninjauan itu, Bupati Bangkalan bersama Forkopimda terlihat gagal membujuk warga agar membuka kembali penyegelan TPA yang sudah beroperasi sejak tahun 2004 itu.

Kepada awak media, Ra Latif menyampaikan, sudah berusaha melakukan upaya pembukaan TPA dengan meminta kesudian warga. Namun menurutnya upaya pembukaan itu gagal.

“Nanti kami akan undang kembali tokoh masyarakat, Kepala Desa untuk mencari solusi terbaiknya seperti apa. Tapi sementara kami masih mencari solusi tempat pengalihan sampah yang ada sekarang,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB