Hasil Swab Negatif, Anggota DPRD Bangkalan Berharap Nama Baiknya Kembali Pulih

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2020 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Bangkalan (Mahmudi) menunjukkan hasil swab test_nya yang negatif.

Anggota DPRD Bangkalan (Mahmudi) menunjukkan hasil swab test_nya yang negatif.

Bangkalan, (regamedianews.com) – Mahmudi, anggota DPRD Bangkalan melakukan jumpa pers tentang hasil negatif Covid-19 menurut hasil tes swab/PCR yang dilakukan secara mandiri di Rumah Sakit Siloam Hospitals Surabaya, Kamis (2/5/20) lalu.

Sebelumnya, empat anggota DPRD Bangkalan termasuk Mahmudi dinyatakan positif covid-19 menurut hasil rapid test setelah dilakukan rapid tes oleh Dinas Kesehatan di kantor dewan setempat, Rabu (22/4) lalu.

Menurut Mahmudi, sepuluh hari setelah dirinya ikuti rapid test tidak ada gejala covid apapun dan untuk memastikan terhindar dari covid. Dirinya mengaku melakukan tes swab ke Surabaya.

“Ini hasil swab per tanggal Jumat, (8/5) kemarin keluar dan saya ambil dan hasilnya negatif. Alhamdulillah hasil swab saya negatif,” ujarnya. Senin (11/5/20).

Baca Juga :  BKPSDM Sampang Umumkan Persyaratan Pendaftaran dan Jadwal Ujian CPNS Tahun 2019

Menurutnya, setelah dilakukan hasil rapid test, dirinya mengaku terkesan digiring positif corona sehingga gugus tugas meminta dirinya untuk isolasi. Padahal, menurutnya tidak seperti itu.

“Sementara saya hasilnya itu swab negatif. Inilah hasil dari gugus tugas yang sudah luar biasa bekerja. Terima kasih sudah hebat seperti itu,” ungkapnya penuh nada kesal.

Mahmudi juga menyampaikan alasan dirinya melakukan tes secara mandiri ke Surabaya untuk memastikan dirinya terhindari dari virus corona. Sebab, di RS Siloam Surabaya dirinya mengaku lebih menyakinkan ke akuratannya.

Baca Juga :  Mahasiswa Bangkalan Tega Bunuh Pacar Dengan Sadis

Sementara ketika mengikuti tes dari Gugus Tugas Bangkalan dirinya menduga akan positif lagi, sebab gugus tugas Bangkalan menggunakan alat edan alias tidak akurat.

Dari hasil tes Swab tersebut, Mahmudi meminta agar tim gugus tugas lebih berhati-hati lagi ketika melakukan rapid tes. Dan meminta supaya bekerja tidak setengah-setengah serta sosialisasikan kepada masyarakat apa itu rapid tes.

“Dengan kejadian ini saya berharap agar nama baik saya kembali pulih. Sehingga keluarga saya tidak ditakuti dan dikucilkan oleh masyarakat dan saya bisa kembali melaksanakan tugas dan aktivitas seperti biasanya,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB