Puluhan Pelayaran Luar Negeri Tiba di Bangkalan, Gugus Tugas Perketat Pengawasan

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2020 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Bangkalan, (regamedianews.com) – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan memperketat pengawasan terhadap 39 Anak Buah Kapal (ABK) yang berstatus warga Bangkalan yang baru datang dari luar negeri.

Puluhan pekerja pelayaran luar negeri itu diketahui baru tiba di Bangkalan pada Selasa 13 Mei 2020 kemarin. Mereka datang dari Jerman dan Belanda yang hendak Pulang Kampung ke Bangkalan.

Mereka tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Bangkalan, Socah, Kamal, Burneh, Labang, Kwanyar, Klampis, Arosbaya, Sepulu, Tanjungbumi dan Kokop.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Target Pembuatan Kapal Anti Ombak Selesai Akhir 2018

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, Pengawasan dilaksanakan mulai dari turun dari bus dan kemudian di screening awal seperti data diri dan cek suhu tubuh di Pos Check Point Covid-19 di Desa Morkepek Kecamatan Labang, Bangkalan.

“Petugas sudah melakukan screening awal kepada puluhan ABK tersebut. Selain itu menghimbau agar isolasi mandiri selama 14 hari dirumah masing-masing,” ujarnya.

Tak hanya itu, menurut Ra Latif, karena jumlah positif Covid-19 di Bangkalan lebih didominasi dari klaster pelayaran, sehingga pemantauan akan terus dilaksanakan sampai kerumah masing-masing.

Baca Juga :  Kurang 10 Hari, Satgas TMMD Sampang Kebut Finishing Rutilahu

Selain itu, Ra Latif berharap, supaya ABK yang tiba dirumah agar tidak keluar kerumah atau keluyuran. Karena dikhawatirkan tertular virus corona saat di luar negeri atau saat diperjalanan.

“Tapi mudah-mudah an ABK yang baru datang ini tidak positif membawa virus corona dan dalam keadaan sehat,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB