Jadi Tempat Berkumpulnya Pemudik, Warga Tuntulow Minta Pemda Bolmut Ambil Tindakan

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2020 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat situasi penumpukan kendaraan di jalan Desa Tuntulow.

Terlihat situasi penumpukan kendaraan di jalan Desa Tuntulow.

Bolmong Utara, (regamedianews.com) – Kembali terjadi penumpukan kendaraan dan pemudik di Desa Tuntulow, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) lantaran PSBB di Provinsi Gorontalo kembali di perpanjang.

Selama pantauan awak media pada hari Minggu s/d Senin, ada kurang lebih puluhan penumpang dan mobil yang tertumpuk di Desa Tuntulow lantaran tidak bisa melewati atau masuk ke Gorontalo, selama berlakunya PSBB Tahap III. Senin (1/6/2020).

Baca Juga :  Gubernur Jatim Turba Ke Pesantren Di Sampang Yang Terdampak Banjir

Namun hal ini, telah menimbulkan kekhawatiran dari masyarakat Tuntulow itu sendiri, sebab mereka ini berasal dari zona merah.

“Kami sangat hawatir dengan adanya mereka ini, karena kita tau bersama mereka ini berasal dari zona merah. Gorontalo saja tida mengizinkan mereka masuk karena ingin memutus mata rantai Covid-19. Nah kemudian bagaimana dengan kita disini?,” tanya salah satu warga Tuntulow yang tidak mau disebut namanya.

Baca Juga :  Kolonel Inf Sudaryanto Bakal Jaga Kondusifitas Pilkada di Surabaya

Dirinya pun meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bolmut, kiranya segera mengambil tindakan sebelum ada hal-hal yang kita tidak inginkan terjadi.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bolmut segera mengambil tindakan terkait hal ini, jangan sampai nanti sudah ada yang terpapar kemudian pemerintah bertindak,” tandasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum terkonfirmasi kepada Pemda Bolmut. (SM)

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan
SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan
Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers
Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 20:04 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Jamsos Tenaga Pendidik Madrasah di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 11:57 WIB

SDN Tlagah 2 Bangkalan Ambruk, Hak Keamanan Siswa Terabaikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:32 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Sampang Pangkas Pohon Rawan Tumbang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kodim 0826 Pamekasan Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Caption: jaket hitam, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur saat meninjau rumah warga Sana Daja yang rusak akibat fenomena tanah gerak, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Senin, 19 Jan 2026 - 10:49 WIB

Caption: sejumlah warga Desa Gersempal berada di halaman rumah terduga pelaku wanita inisial SH, dan tampak anggota Polsek Omben melakukan pengamanan, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Hukum&Kriminal

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Minggu, 18 Jan 2026 - 13:53 WIB