Ketua GPK Jawa Barat Menilai Pergub 443 Sangat Menyakiti Kiai & Santri

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2020 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo;  Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK)  Jawa Barat.

Logo; Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Jawa Barat.

Cimahi || Rega Media News

Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Barat, Agus Solihin menilai, SK Gubernur Jabar no. 443/Kep. 321-Hukham/2020 sangat tidak edukatif dan sangat mengebiri lembaga pendidikan pesantren.

Menurut Asol sapaan akrab Ketua GPK Jabar ini, lembaga usia pesantren lebih tua dari seorang Ridwan Kamil, apalagi usia jabatannya sebagai seorang Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga :  FSPMI dan LSM SPAK Minta Pengurus Koperasi TKBM Anggrek Maju Untuk Transparan Dalam Pengelolaan Keuangan

“Usia pesantren bahkan lebih tua dari usia negeri ini, tapi mengapa Gubernur Jabar membuat Pergub yang tidak mengayomi, malah sangsi yang lebih dikedepankan,” tandasnya, Senin (15/06/20).

Dikatakannya, ini sangat kontraproduktif dengan semangat visi misi menuju Jabar Juara lahir bathin. Mestinya, tidak boleh ada bahasa verbal seperti yang tertuang didalam Pergub.

“Jika Gubernur ingat akan visi misi tersebut, terlebih teringat latar belakang beliau sendiri yang merupakan keturunan para kyai,” imbuhnya.

Baca Juga :  Panpel Cetak 11 Ribu Lembar Tiket, 550 Tiket Untuk Bonek Mania

Melihat seperti ini, ketika jabatan dan kekuasaannya tidak memihak kepada dunia pesantren, tidak menjadi berkah.

“Saya minta SK Gubernur Jawa Barat no. 443 ini dicabut. Karena bisa menimbulkan konflik dimasyarakat. Terlebih, didunia pendidikan pesantren,” tegasnya. (agil)

Berita Terkait

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Karang Penang bersama warga berada di lokasi ditemukannya jenazah nenek di waduk Desa Tlambah, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Kamis, 29 Jan 2026 - 09:19 WIB