Ada Data BST Bermasalah Tahap 1 Sudah Direvisi, Namun Masih Cair Tahap 2, Begini Penjelasan Dinsos Sampang

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2020 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang || Rega Media News

Data penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) kementerian sosial tahap dua sudah mulai disalurkan diberbagai tempat penyaluran seperti yang dilakukan oleh PT.Pos Persero.

Namun pencairan tersebut sempat membuat bingung beberapa perangkat desa terkait data penerima BST bermasalah yang sudah direvisi tapi masih muncul kembali dan masih dipanggil pihak pos untuk melakukan proses pencairan.

Hal itu disampaikan oleh salah satu perangkat desa dikecamatan Robatal yang enggan namanya diberitakan.

Menurutnya Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Sampang telah mengeluarkan edaran terkait perbaikan data penerima tahap.

“Kita bingung, data bermasalah tahap satu sudah disetor dan direvisi tapi kok masih muncul,” ujarnya.

Kepala bidang sosial Dinas Sosial Kabupaten Sampang Nasrun mengatakan bahwa untuk tahap dua memang transfer dana sudah dilakukan sebelum proses usulan revisi masuk.

Baca Juga :  Safari Satbinmas, Warga Sampang Diimbau Hindari Perbuatan Tercela

“Jadi salipan, sebelum data revisi dari kita masuk, dana tahap dua sudah terlebih dahulu sudah ditransfer ke rekening penerima,”ujarnya Selasa (23/6/20) saat dihubungi regamedianews.com.

Menurutnya data yang masuk dari Dinas Sosial untuk proses perubahan tersebut adalah tanggal 3 Juni, namun sebelum tanggal itu ternyata pusat sudah melakukan transfer sehingga otomatis dana tersebut masuk kepada penerima sesuai data awal.

Namun meski demikian Nasrun memastikan bahwa data perbaikan yang dikirim oleh desa sudah disampaikan kepada Kemensos dan sudah dilakukan perbaikan dengan melakukan pemblokiran.

“Untuk data sudah kita kirim dan dipastikan sudah dilakukan pemblokiran,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tiga Desa di Sampang Digelontori Jatim Puspa

Sementara saat disinggung terhadap penerima yang sudah menerima bantuan tersebut, dirinya mengatakan belum bisa berkomentar dengan dalih akan mengkroscek data – data tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak penyalur.

“Belum bisa komentar, kita akan cek dulu dan lakukan koordinasi dengan pihak Pos Bangkalan,” tutupnya.

Untuk sekedar diketahui Dinas Sosial Kabupaten Sampang telah mengeluarkan edaran perbaikan terkait data Bantuan Sosial Tunai yang bermasalah di tahap satu, seperti data ganda, penerima tidak layak dan penerima meninggal dunia.

Data perbaikan tersebut terakhir tanggal 3 Juni sudah masuk dikantor Dinas Sosial untuk selanjutnya ditindak lanjuti dengan melakukan perbaikan. (fan/adi/har)

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB