Desa Kendeban Bangkalan Rawan Pencurian Sapi

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sapi milik warga Desa Kendeban, Tanah Merah, Bangkalan.

Salah satu sapi milik warga Desa Kendeban, Tanah Merah, Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Marak terjadi pencurian sapi di Desa Kendeban, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura. Kepala Desa setempat Syukron Makmun meminta kepada warganya agar lebih waspada dan berhati-hati.

“Kami menghimbau kepada lapisan masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian dalam menjaga kondusifitas keamanan di masing-masing post keamanan,” ujarnya.

Ia mengaku, selama ini tindak kriminal pencurian sapi yang terjadi di desa sangat sulit ditiadakan, sebagai tawaran solusinya masyarakat harus berperan aktif dalam menjaga keamanan.

“Kejadian tindak kriminal seperti pencurian sapi di desa selama ini memang sangat sulit dihilangkan, contohnya di desa kami ini,” tandasnya, Jum’at (10/07/2020).

Baca Juga :  Program Rumah Tidak Layak Huni di Sampang Dihentikan

Syukron menuturkan, selama ini peran pemerintah desa telah bekerja secara maksimal, namun kinerja ini tidak akan sempurna jika seluruh lapisan masyarakat tidak mensuportnya.

“Khusus dalam persoalan ini, semua element dan lapisan masyarakat harus berperan aktif agar desa ini aman dan nyaman,” ucapnya.

Pria yang kerap disapa Syukron inipun juga menjelaskan, lebih detail kejadian pencurian sapi terkadang menjadi opini untuk merusak nama baik desa.

Akan tetapi bagi dirinya hal itu harus dicermati dengan baik dan ditela’ah dengan teliti, menurutnya semua hal bisa dilakukan dengan bekerja sama dan bahu membahu agar semuanya bisa maksimal.

Baca Juga :  Persiapan UTM Jelang UTBK SBMPTN 2019 Terus Dipermantap

“Apalah arti jabatan kepala desa jika saya tidak disuport dengan baik oleh masyarakat sekitar. Mari jaga desa bersama-sama, bangun desa bersama-sama agar yang diharapkan segera tercapai,” cetusnya.

Dia juga berharap agar pentolan tokoh masyarakat dan APH bisa bersinergi, agar tercipta lingkungan yang kundusif dan nama baik desa terjaga.

“Saya berharap, kita saling bergandengan tangan, kita laksanakan tugas dengan penuh amanah, khususnya lapisan tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum (Babinkamtibmas, red) yang ada di desa, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” pungkasnya. (sfn/tfk)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB