RUU HIP Berpotensi Timbulkan Polemik

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Said Abdullah Institute Kabupaten Bangkalan Syafi'. (tengah)

Ketua Said Abdullah Institute Kabupaten Bangkalan Syafi'. (tengah)

Bangkalan || Rega Media News

Muhammad Said Abdullah anggota MPR/DPR RI dapil XI (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) diwakili tim Said Abdullah Institute (SAI) Kabupaten Bangkalan sosialisasikan urgensi empat pilar kebangsaan.

Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Bangkalan, menjadi sasaran tim SAI Bangkalan dalam memberi pemahaman empat pilar sebagai pondasi negara dengan perspektif, agama, sosial dan hukum.

Ketua Said Abdullah Institute Kabupaten Bangkalan Syafi’ menyampaikan, ditengah alot perdebatan pro kontra pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Indeologi Pancasila (RUU HIP). Maka Legislatif harus memberi oase kepada masyarakat.

Baca Juga :  Ini Dua Parpol Baru Yang Mendaftar Ke KPUD Pamekasan

Bahwa pembahasan RUU HIP dari segi waktu tidak pas. Disamping itu, negeri kita sedang disibukkan dalam penanganan covid-19.

“Sehingga ditengah persoalan bangsa yang sedang berduka ini, malah ditambah muncul pembahasan RUU HIP maka lebih baik DPR RI dan eksekutif fokus menuntaskan persoalan Covid-19,” ujarnya, Sabtu (11/7/20).

Baca Juga :  Hasil Swab Negatif, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Minta Pulihkan Nama Baiknya

Sementara dari sisi substansi lebih berpotensi menimbulkan polemik. Menurutnya, perdebatan tentang pidato bungkarno itu dulu sudah tuntas. Dan ideologi empat pilar sudah final.

“Dan sekarang masih diangkat kembali dan menimbulkan perdebatan lagi. Jadi menurut saya tidak perlu legislatif dan eksekutif membahas RUU HIP, lebih baik fokus menangani covid-19,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB