Separuh Anggota DPRD Bangkalan Tak Hadir Rapat Paripurna

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2020 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat kursi kosong tidak ditempati pasca berlangsungnya rapat paripurna di ruang rapat kantor DPRD Bangkalan.

Terlihat kursi kosong tidak ditempati pasca berlangsungnya rapat paripurna di ruang rapat kantor DPRD Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Hampir separuh dari 50 anggota DPRD Bangkalan tidak menghadiri rapat Paripurna istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT ke 75 Kemerdekaan RI tahun 2020.

Agenda rapat istimewa itu digelar diruang rapat kantor dewan setempat dan dihadiri 27 orang anggota dewan dari jumlah 50 anggota DPRD Bangkalan, Jumat (14/8/20).

Badan Kehormatan (BK) DPRD Bangkalan Fadhurrosi mengaku sangat menyanyangkan ketidak hadiran sejumlah anggota Dewan pada rapat tersebut.

Kesadaran dan kedisiplinan anggota dewan Bangkalan menurutnya, masih rendah. Padahal, pasca pelantikan semua anggota berjanji berusaha untuk menjadi lebih baik dari periode sebelumnya.

Baca Juga :  DPRKP Pamekasan Siap Lanjutkan Program RTLH

“Apalagi seperti pelaksanaan rapat paripurna istimewa saat ini. Dari banyaknya anggota Dewan hanya beberapa orang yang hadir. Padahal rapat tersebut termasuk kegiatan yang sakral karena kita dituntut menghargai dan mengingat perjuangan pendiri Bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad menyampaikan, semua forkopimda semuanya hadir. Namun, hanya beberapa anggota DPRD Bangkalan yang tidak hadir mengikuti pidato presiden di kantor Dewan.

“Tapi menurut absensi sudah lebih dari 50% dengan kehadiran anggota 27 orang. Sementara anggota yang lain tidak hadir mungkin karena ada kesibukan sehingga tidak bisa hadir dalam rapat paripurna ini,” terangnya.

Baca Juga :  Penyerapan Dana PEN Tahun 2021 Gorontalo Tak Capai Target

Fahad juga mengatakan, pada perayaan 17 Agustus 2020, memang semua anggota terlihat sibuk mengadakan kegiatan di dapil-nya masing-masing.

“Sebetulnya acara mendengarkan pidato presiden bersifat wajib. Akan tetapi karena memang ada keperluan yang mendesak dan tidak bisa ditinggalkan maka juga kita mengutamakan yang lebih penting,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hadir dalam rapat tersebut Bupati dan wakil Bupati Bangkalan dan jajaran Forkopimda baik dari Kapolres, Dandim 0829, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri dan Ketua Pengadilan Agama Bangkalan. (sfn/sms)

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB