Ketika Anak Didik Mulai Kembali Rasakan Dunia Pendidikan Ditengah Pandemi Covid-19

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2020 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat sejumlah siswa-siswi SD tengah berjalan setelah pulang belajar di sekolah.

Terlihat sejumlah siswa-siswi SD tengah berjalan setelah pulang belajar di sekolah.

Aceh Selatan || Rega Media News

Melihat keceriaan anak didik Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Aceh Selatan mulai terasa kehidupan belajar dan mengajar kembali berdenyut, setelah sekian bulan diterpa pandemi covid-19.

Untuk memulihkan kembali proses belajar dan mengajar di masa pandemi ini, tidak lepas dari peran Pemerintah baik Pusat maupun Daerah.

Misalnya di Kabupaten Aceh Selatan proses belajar dan mengajar tatap muka sudah mulai diterapkan jenjang SD dan SMP hanya jenjang SMU/sederajat yang masih belajar sistim daring.

Kendatipun Kabupaten Aceh Selatan masuk dalam zona merah, tetapi warganya sudah mulai tidak sabar berlarut dengan berdiam diri di rumah. Namun tetap terlihat mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan di air yang mengalir.

Baca Juga :  PT Bank Aceh Syariah Cabang Tapaktuan Sentuh Pemkab Aceh Selatan

Ahmad salah seorang wali murid SD di Kabupaten Aceh Selatan mengungkapkan, ia selaku orang tua murid sudah lama menunggu kembali proses belajar dan mengajar seperti ini.

“Hal itu agar anak kami tidak hanya berdiam diri dirumah, atau berkeluyuran diluar sana dan bisa merusak moral anak dengan tidak adanya belajar,” ujarnya, Kamis (03/09/20).

Baca Juga :  PWS Godok Independensi Pers di Momen Pilkada Sampang 2024

Namun, harapan itu telah kembali seperti dahulu apa yang diinginkannya selaku orang tua, sudah mulai terlihat adanya perkembangan belajar dan mengajar di jenjang SD dan SMP sebagai tempat menimba ilmu.

“Dengan harapan agar bisa tercapai cita-citanya menjadi orang yang berguna untuk nusa dan bangsa,” ungkap Ahmad.

Ia beserta para orang tua wali murid di Aceh Selatan sangat mendukung Pemkab melalui Disdik setempat, dengan dilakukan kembali penerapan proses belajar dan mengajar tatap muka tetap normal seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan. (asmar endi)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB