Pengecatan 6 Gedung BLK Bangkalan Dianggarkan Rp 300 Juta

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung BLK Kabupaten  Bangkalan.

Gedung BLK Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Pengecatan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Bangkalan dianggarkan Rp. 300 juta. Anggaran sebesar itu diperuntukkan pada perawatan Gedung BLK.

“Anggaran sebesar 300 juta ini hanya diperuntukkan pengechatan total dan sedikit perbaikan diruang kepala Dinas yaitu pembuatan toilet,” kata Kepala Disperinaker Bangkalan Tamar Djaja saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (4/9/20) lalu.

Menurutnya, kondisi cat gedung balai diklat sudah banyak mengelupas karena sudah termasuk bertahun-tahun tidak dilakukan perbaikan.

Baca Juga :  Minggu Ceria, KKN 43 UTM JJS Bersama Warga

“Sehingga tahun ini kita anggarkan untuk perawatan. Sebelum ada covid -19 total anggaranya sebesar Rp. 500 juta. Karena adanya covid maka 200 jutanya dipangkas. Rencananya dana 200 juta itu untuk perbaikan kantor didepan BLK,” terangnya.

Sementara untuk perawatan fisik gedung BLK, menurutnya, dianggarkan sekitar Rp. 280 juta. Namun pengerjaan fisik ini belum dilaksanakan karena terbatas anggaran.

Tamar juga mengaku proyek pengecetan 6 Gedung BLK itu sudah ditenderkan di LPSE Pemkab Bangkalan. Sedangkan pemenang tender pengechatan BLK itu, dirinya mengaku tidak bisa menjelaskan karena diluar wewenangnya.

Baca Juga :  Pria di Sumenep Ditemukan Tewas Membusuk

Akan tetapi pelaksanaan proyek ini bulan september sudah SPK dan penyelesaian pengecetan perkiraan pada bulan oktober.

“Sudah dilelang dan saya saat ini masih menunggu hasil lelangnya di ULP. Dan lebih jelas kita belum tahu karena bukan tugas, saya pak, dan saya sampai sekarang CV_nya belum mengetahui siapa pemenangnya,” pungkasnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB