Disdik Bandung Barat Akan Terus Dorong Orang Tua Siswa Belajar Daring

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2020 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar pendidikan  program kerja Dharma Wanita Pembangunan (DWP) Kab. Bandung Barat.

Seminar pendidikan program kerja Dharma Wanita Pembangunan (DWP) Kab. Bandung Barat.

Bandung Barat || Rega Media News

Kepala Bidang Pendidikan SMP pada Dinas Pendidikan Kab. Bandung Barat, Dadang A. Sapardan, mengungkapkan tentang pentingnya peran orang tua dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dicanangkan pemerintah sejak merebaknya pandemi Covid-19.

Menurutnya, kehadiran orang tua sangat penting karena dapat membantu kesuksesan pendidikan anak-anaknya. Jadi, keberhasilan proses PJJ di masa pandemi sangat bergantung pada keterlibatan dan peran serta orang tua siswa.

“Peran orang tua siswa sangat penting dan strategis dalam PJJ yang diterapkan pemerintah sekarang ini. Keberadaan mereka sangat membantu dalam hal kesuksesan pendidikan seorang anak,” ungkap Dadang, saat memberikan seminar pendidikan program kerja Dharma Wanita Pembangunan (DWP) Kab. Bandung Barat, Jumat (18/09/20).

Seperti diketahui, salah satu moda utama PJJ adalah memanfaatkan perangkat digital dengan moda dalam jaringan (daring). Dengan moda daring ini, siswa dan guru dikondisikan untuk dapat menggunakan dan memanfaatkan perangkat tersebut dalam proses pembelajarannya.

Baca Juga :  Luar Biasa, Ditangan Abah Idi Sampang Borong Penghargaan Top BUMD Award 2023

Meski demikian, tidak semua siswa dan guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan moda daring. Sebab ada keterbatasan yang dimiliki siswa dan guru, tidak semua siswa memiliki perangkat digital seperti yang dipersyaratkan dalam pembelajaran ini.

Menyikapi hal seperti ini, sekolah akan tetap memfasilitasi dengan pembelajaran moda luring. Intinya, saat pandemi Covid-19 jangan sampai terjadi kejumudan pembelajaran.

“Saat pandemi Covid-19 jangan sampai terjadi kejumudan pembelajaran sehingga pelaksanaan pembelajaran harus tetap berlangsung dengan pilihan moda yang memungkinkan,” cetusnya.

Pihaknya akan terus mendorong orang tua dalam menyukseskan pembelajaran daring. Kedekatan siswa dengan orang tua selama ini merupakan solusi terbaik yang dapat dilakukan. Untuk itu, orang tua siswa harus bisa memastikan anaknya belajar dengan aman, memberi semangat untuk belajar serta melakukan intensitas komunikasi dengan guru.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Blitar Tinjau Progres Pembangunan RSUD Srengat

“Ada syarat minimal yang harus orang tua lakukan oleh orang tua siswa, yaitu memastikan anaknya belajar dengan aman, memberi semangat untuk belajar, serta melakukan intensitas komunikasi dengan guru,” papar Dadang.

Sementara, Yuyun Yuningsih Umbara, Ketua DWP, Lanny Oktaviani Sodikin beserta seluruh pengurus, akan mengarahkan seluruh sekolah untuk menggunakan moda daring.

“Hal ini patut dilakukan, guna meminimalisasi kemungkinan kontak fisik guru dan siswa sesuai dengan peraturan yang tertera dalam protokol kesehatan, sehingga dapat meminimalisasi penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (wie/gil)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB

Caption: api tampak membesar dan membakar mobil sedan BMW di tepi jalan raya Desa Ketapang Daya, (dok. Harry Rega Media).

Peristiwa

Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang

Sabtu, 31 Jan 2026 - 23:24 WIB

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB