Selama Tiga Hari, ASN di Bangkalan Wajib Berpakaian Ala Santri

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron) saat diwawancara awak media.

Bupati Bangkalan (R. Abdul Latif Amin Imron) saat diwawancara awak media.

Bangkalan || Rega Media News

Menghormati peringatan Hari Santri 22 Oktober 2020, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengimbau kepada seluruh jajaran pimpinan dan staf ASN dilingkungan Pemkab Bangkalan, untuk memakai busana muslim ala santri

Imbauan itu meliputi ketentuan laki-laki memakai pakaian baju putih, bersarung dan berpeci hitam. Sementara ASN perempuan baju muslimah.

Baca Juga :  Pasangan Manfaat Ajak Warga Jaga Tradisi "Cocoghen" Dalam Perayaan Maulid di Bangkalan

“Dalam menyambut hari santri memang seperti tahun sebelumnya, kita mengimbau kepada ASN dilingkungan Pemkab Bangkalan menggunakan pakaian ala santri selama tiga hari,” kata Ra Latif, Selasa (21/10/20) kemarin.

Tujuannya, untuk menghormati hari santri karena kebetulan di Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan terkenal banyak santri dan pondok pesantren.

Baca Juga :  Ciptakan Ruang Terbuka Hijau, Karang Taruna Polagan Tanam Bibit Pohon Mangga

“Makanya, kita rayakan hari santri ini dengan menggunakan baju ala santri mulai tanggal 21 s/d 23 Oktober,” terangnya.

Untuk perayaan hari santri sendiri, menurut Ra Latif tidak dilakukan seperti tahun sebelumnya.

“Karena tahun ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, maka dilakukan secara terbatas,” tutupnya. (sfn/sms)

Berita Terkait

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB