Satu Siswa Terpapar Covid-19, SDN Gunung Sekar 1 Sampang Tutup Sementara

- Jurnalis

Selasa, 1 Desember 2020 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan pintu pagar UPTD SDN Gunung Sekar 1, di Jl. Wijaya Kusuma, Sampang kota.

Tampak depan pintu pagar UPTD SDN Gunung Sekar 1, di Jl. Wijaya Kusuma, Sampang kota.

Sampang || Rega Media News

Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Sekolah Dasar (SD) Negeri Gunung Sekar 1 yang terletak di Jalan Wijaya Kusuma, Sampang kota, tutup sementara. Kerena, ada salah satu siswa SD tersebut terpapar Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Nur Alam mengatakan, sementara ini siswa SDN Gunung Sekar 1 diwajibkan Belajar Dari Rumah (BDR). Akibat, salah satu siswa positif Covid-19.

“Diketahui sejak 23 November 2020 melalui hasil swab di Puskesmas Kamoning, Sampang datang dari kakeknya yang baru tiba dari Bali,” katanya. Selasa (01/11/2020).

Baca Juga :  Amanat Plt. Walikota Blitar Dalam Tugas Mulia Paskibraka, Jaga Disiplin dan Kesehatan

Nur Alam menegaskan, penyebaran Covid-19 kali ini bukan klaster baru yang datang dari lingkungan sekolah. Jadi, bukan klaster siswa dan yang bersangkutan saat ini menjalankan isolasi mandiri.

“Realisasi BDR di SDN Gunung Sekar 1 Sampang di mulai hari ini 30 November 2020 sampai dengan 5 Desember 2020. Setelah kondisi memungkinkan PTM terbatas akan kembali dimulai,” pungkasnya.

Sekedar di ketahui, berdasarkan surat pemberitahuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dari Kepala Sekolah SDN Gunung Sekar 1 Sampang, Achmad Yasmin, per tanggal 28 November 2020, bersangkutan (siswa positif Covid-19) terakhir masuk sekolah 19 November 2020.

Baca Juga :  PT Trijaya Adymix Belum Perbaiki Kerusakan Jalan di Sampang Senilai Rp 21 Miliar

Pada saat itu bersangkutan dalam kondisi sehat dengan kondisi tubuh datang ke sekolah 36,6°C dan sepulang sekolah 36,8°C.

Kemudian pada 21 November 2020, giliran masuk sekolah, yang bersangkutan tidak masuk sekolah dikarenakan tidak enak badan.

Lalu, sejak 23 November 2020 dikeluarkannya hasil swab dan hingga 28 November 2020 tidak masuk sekolah menjalani isolasi mandiri. (adi/har)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:28 WIB

Bupati Sumenep Mutasi Sejumlah Pejabat, Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB