Pembangunan Rumah Sehat Dipersoalkan, Kades Langge Angkat Bicara

- Jurnalis

Senin, 11 Januari 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Langge (Ato Ali).

Kepala Desa Langge (Ato Ali).

Gorontalo Utara || Rega Media News

Terkait adanya Pembangunan Rumah Sehat yang bersumber dari Dana Desa (DD)di Desa Langge, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara yang sempat dipersoalkan oleh salah satu pemuda desa setempat, mendapat tanggapan dari Kepala Desa (Kades) Langge.

Seperti yang dikutip salah satu media, Angki Patamani pemuda Desa Langge mengatakan, tidak ada satu program di tahun 2019, 2020 sampai tahun ini 2021 yang selesai. Hal ini membuat Kepala Desa Langge Ato Ali angkat bicara.

Kepada awak media, Kades Langge Ato Ali mengatakan, dirinya menyadari memang benar ada beberapa pekerjaan yang belum selesai, dan itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan.

Namun menurutnya, itu pekerjaan tahun 2020 bukan pekerjaan tahun 2019, sesuai yang tercantum dalam dokumen Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) tahun 2020.

“Pembangunan rumah sehat tersebut yang alokasi anggarannya bersumber dari DD, sisah lebih perhitungan anggaran silpa tahun 2019, dana silpa tersebut dianggarakan Lagi di tahun anggaran 2020 yang di tetapkan melalui musyawarah desa,” jelas Ato Ali. Senin, (11/1/21).

Baca Juga :  Malam Tahun Baru, Sampang Diperketat

Lebih lanjut, Ato Ali menjelaskan, pada saat penetapan APBDes tahun anggaran 2020 antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dihadiri oleh masyarakat, Pemerintah Kecamatan Anggrek, PLD, PD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, yang pelaksanaanya tertuang Dalam RAK Desa Pada Bulan Juli Setelah APBDes Perubahan Tahun 2020.

“Jadi, tahapan ini yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Langge, terkait dengan aduan Dari 7 orang Masyarakat Desa Langge, salah satunya Saudara Angki Patamani,” ujarnya.

Menindak lanjuti aduan dari Angki Patamani kepada BPD, pihak Lembaga Desa telah menindak lanjuti aduan tersebut pada hari senin tanggal 28 Desember 2020, mengundang Kades dengan agenda Musyawarah Dengar Pendapat (MDP) yang di hadiri 5 Orang BPD, Bhabinkamtibmas dan semua perangkat desa dalam forum musyawarah desa tersebut.

Dalam MDP tersebut, jelas Ato Ali, menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya BPD memberikan Kesempatan 1 bulan dari Tanggal 28 Desember s/d 28 Januari 202, untuk kelanjutan pekerjaan yang di danai dana desa tahun anggaran 2020 tersebut.

“Jadi, tidak ada pekerjaan yang tidak selesai di tahun 2019, pekerjaan yang belum selesai adalah pekerjaan tahun 2020 sesuai dokumen APBDes 2020,” tegasnya.

Baca Juga :  Dua Jambret Bangkalan Ditangkap

Menurutnya, pemerintah desa sudah melaksanakan sesuai dengan teknis pelaksanaan di lapangan, yang di dokumentasikan dari foto 0% sampai 100% pekerjaan.

“Slama ini Angki Patamani tidak pernah hadir dalam setiap agenda musyawarah yang dilaksanakan pemerintah desa di Tahun 2020, dan tidak pernah mengkoordinasikan (Menanyakan) kepada saya,” cetusnya.

Menyikapi pernyataan Angki Patamani, bahwa dirinya kebal terhadap hukum, menurut Ato Ali itu menurut versi dia.

“Selama ini saya menjalankan tugas dan tanggung jawab saya sebagai Kades sesuai dengan yang diamanahkan undang-undang. Jadi, itu hanya menurut versi dia, karena selama ini saya menjalankan tugas saya sesuai peraturan yang ada,” ucapnya.

Ia berharap kepada Angki Patamani kiranya bisa menghadiri Musyawarah Desa untuk menindaklanjuti hasil MDP, karena Musyawarah tersebut akan dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat Desa Langge, yang rencananya akan dilaksankan hari selasa, tanggal 12 Januari 2021 Pukul 14:00 Wita. (SN)

Berita Terkait

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:08 WIB

Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terbaru

Caption: konferensi pers, Pengadilan Agama Pamekasan ungkap kasus angka perceraian selama tahun 2025, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Sabtu, 31 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: petugas kesehatan tengah memberikan pelayanan cek kesehatan kepada warga, dalam kegiatan CKG yang digelar PCNU Sampang, (dok. foto istimewa).

Sosial

PCNU Sampang Gandeng Dinkes Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Wakil Ketua DPRD Tulungagung pose dengan pihak Diskominfo Bangkalan usai agenda studi banding, (sumber foto: laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:48 WIB

Caption: anggota Persit Kodim 0827 Sumenep bersama Bhayangkari Polres Sumenep saat donor darah, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Sosial

Persit Kodim 0827 Sumenep Kompak Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:44 WIB

Caption: tampak polisi tidak berseragam bersama warga, mengevakuasi terduga pelaku pencurian ke UGD RSUD dr.Mohammad Zyn Sampang, (dok. foto istimewa).

Peristiwa

Terduga Maling di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Warga

Jumat, 30 Jan 2026 - 18:52 WIB