Sebar Hoax Banjir Darah, Youtuber Abdullah Sampang Dicari Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 13 Februari 2021 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat mendatangi rumah youtuber Abdullah Sampang (penyebar hoax banjir darah) di Desa Lar Lar, Banyuates, Sampang.

Polisi saat mendatangi rumah youtuber Abdullah Sampang (penyebar hoax banjir darah) di Desa Lar Lar, Banyuates, Sampang.

Sampang || Rega Media News

Masih ingat dengan salah satu youtuber dengan nama chanel “Abdullah Sampang” yang pernah diamankan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang beberapa waktu silam.

Youtuber asal Desa Lalar, Kecamatan Banyuates, Sampang, Madura, tersebut sebelumnya terpaksa diamankan polisi lantaran membuat konten biawak diseret dengan cara berkendara motor.

Bahkan, beberapa waktu lalu pemilik chanel “Abdullah Sampang” itu kembali berulah, dengan menyebar hoax dengan cara mengupload tentang banjir darah di Desa Lar Lar, di akun facebooknya.

Atas perbuatannya, polisi kembali mendatangi kediaman Abdullah di Desa Lar Lar, Banyuates, pada Jum’at (12/02/21). Namun, yang bersangkutan tidak ada ditempat

Baca Juga :  Satreskoba Sumenep Tangkap Warga Dungkek

Kapolsek Banyuates AKP Dody Pratama mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi, ternyata yang di posting oleh Abdullah di akun facebook tersebut tidak benar.

“Kita buktikan dulu informasi itu, ternyata informasi tentang adanya banjir darah itu tidak benar, alias hoax,” ujar Dody saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, menindak hal tersebut, pihaknya bersama Pemerintah Desa setempat langsung mendatangi rumah Abdullah (pelaku penyebar berita bohong, red), namun yang bersangkutan tidak ada di rumahnya.

Baca Juga :  Diduga Pungli Biaya Swalikan Tanah, Kasun Muneng Mayangan Dilaporkan Ke Polisi

“Abdullah sudah tidak tinggal di rumahnya di Desa Lar Lar, namun dia sudah tinggal di Surabaya. Bukan kali ini saja membuat sensasi. Tapi, pernah berurusan dengan polisi lantaran membuat konten menyiksa binatang.

Abdullah sudah 4 kali membuat sensasi. Untuk itu kata Dody, pihaknya sudah menghimbau kepada keluarga Abdullah, agar berhati-hati dalam menggunakan medsos.

“Kita juga menghimbau kepada masyarakat, agar berhati hati dalam menggunakan medsos, kalau tidak, bisa merugikan kita sendiri,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun
Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang
Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus
Pencurian Dominasi Kriminalitas di Sumenep
Polres Bangkalan Amankan Pelaku Penganiayaan Pasutri di Galis
Aktor 23 TKP Pencurian Motor di Sampang-Bangkalan Tertangkap

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:40 WIB

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Senin, 12 Januari 2026 - 21:04 WIB

Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:49 WIB

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:27 WIB

Cek Disini…! Daftar Motor Hasil Ungkap Polres Sampang

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:08 WIB

Satu Persatu Bandit Motor Sampang Diringkus

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB