Catat, Kapolri Akan Beri Reward Jika Berhasil Ungkap Anggotanya Yang Terlibat Narkoba

- Jurnalis

Sabtu, 20 Februari 2021 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Jakarta || Rega Media News

Kasus yang menimpa Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi mendapatkan atensi khusus dari Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pasalnya, barang terlarang tersebut dinilai mampu membuat terperdaya semua kalangan, termasuk oknum Polisi yang ditangkap nyabu bersama Kapolsek cantik yang saat ini lagi viral di Bandung itu.

Padahal, sebagai aparat penegak hukum, seharusnya mereka memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Namun, malah sebaiknya, ulah mereka tak patut ditiru dan banyak yang menilai telah mencoreng citra kepolisian.

Baca Juga :  Marak Curanmor di Sampang, Polisi Imbau Masyarakat Waspada

Untuk itu Kapolri mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan telegram Nomor: ST/331/II/HUK.7.1./2021 tanggal 19 Februari 2021. Surat ditandatangani Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo atas nama Kapolri.

Didalam telegram tersebut dengan tegas menjelaskan, Kapolri akan memberikan reward kepada anggota yang berhasil mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan anggota Polri/PNS.

“Memberikan reward terhadap anggota yang berhasil ungkap jaringan narkoba yang melibatkan anggota Polri/PNS,” ujar Sambo, Jumat (19/02/21).

Irjen Ferdy Sambo juga menegaskan, ada ancaman hukuman berat bagi oknum Polisi yang menyalahgunakan wewenangnya terhadap peredaran narkoba, yakni berupa pemecatan dan pidana.

Baca Juga :  HPMM Korwil Papua Periode 2022-2023 Resmi Dilantik

Tak hanya itu, pengetesan urine secara berkala juga akan diterapkan, terutama terhadap Polres/Polsek yang banyak tempat hiburannya.

“Propam Mabes Polri dan Propam Polda jajaran akan melaksanakan operasi penertiban dan pengecekan urine,” ujar Irjen Sambo.

Menurutnya, anggota Polri merupakan ujung tombak dari pemberantasan narkoba yang beredar di masyarakat sehingga diharapkan agar menjauhi barang haram tersebut. (rd)

Berita Terkait

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari
Terkuak! Ini Alasan Kejagung Periksa Kajari Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:55 WIB

Kasus Korupsi BSPS Sumenep, Kejati Jatim Tetapkan Tersangka Baru

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menyematkan tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggotanya, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Hukum&Kriminal

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Selasa, 27 Jan 2026 - 15:49 WIB