Pemkab Ponorogo Hentikan Perijinan Swalayan Jaringan Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 20 Maret 2021 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar salah satu isi swalayan modern.

Gambar salah satu isi swalayan modern.

Ponorogo || Rega Media News

Para pengusaha swalayan jaringan nasional tampaknya akan mulai gigit jari untuk beroperasi di Bumi Reog Ponorogo, setelah permintaan Bupati Sugiri Sancoko memerintahkan untuk mengutamakan swalayan jaringan lokal.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sapto Djatmiko, Sabtu (20/3/21), kepada wartawan.

Baca Juga :  Praktek Perjudian Bola Berhasil Diungkap Polisi

“Untuk jaringan lokal, tidak kita batasi. Mengutamakan yang lokal, jadi memang lebih banyak,” ujarnya.

Menurutnya di Ponorogo ada kisaran hingga 45 swalayan jaringan nasional yang beroperasi, sedangkan swalayan jaringan lokal mencapai hingga 300an.

Selain itu swalayan jaringan nasional harus berada dijalan raya yakni jalan nasional lintas Provinsi, tidak boleh dijalan desa, namun demikian ada 4 kecamatan yang tidak boleh mendirikan swalayan jaringan nasional.

Baca Juga :  Roni Sampir: Gedung Instalasi Farmasi Sangat Dibutuhkan

“Yakni kecamatan Ngebel, Kecamatan Pudak, Kecamatan Mlarak, dan Kecamatan Jambon”, jelasnya.

Dirinya juga memastikan bahwa swalayan jaringan nasional juga sudah berizin, dan sebagian yang sudah masa perpanjangan untuk segera mengurusnya.

Berita Terkait

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang
RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap
Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:13 WIB

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:33 WIB

Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:24 WIB

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:34 WIB

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Berita Terbaru

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB