Gus Ami Sebut Gelar Pahlawan Nasional Pada Syaikhona Kholil Keperluan Sejarah

- Jurnalis

Sabtu, 27 Maret 2021 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, saat diwawancara awak media.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, saat diwawancara awak media.

Bangkalan || Rega Media News

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar membuka acara Sarasehan Nasional urgensi pengusulan Syaikhona Mohammad Kholil sebagai pahlawan nasional, Sabtu (27/03/21).

Dalam kesempatan itu, Gus AMI sapaan akrab Muhaimin Iskandar mengatakan, gelar kepahlawanan Syaikhona Mohammad Kholil perlu dilakukan, untuk menghargai perjuangan beliau dan digunakan sebagai keperluan sejarah dimasa yang akan datang.

“Gelar pahlawan nasional memang bukan kehendak dari Syaichona Cholil. Namun, hal ini menjadi tanggung jawab sebagai santri beliau, untuk menghidupkan nilai-nilai beliau hingga anak cucu kita. Insha Allah, dengan niat ikhlas akan membawa keberkahan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aktivis Akan Seret Kasus Guru Sodomi Murid Ke Polisi

“Karena Syaikhona Holil bukan hanya milik satu golongan, tapi milik kita bersama, milik bangsa negara bahkan dunia,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, pihaknya mengaku akan terus mengawal gelar kepahlawanan Syaikhona Holil Bangkalan. Apalagi kegiatan kali ini, menjadi keniscayaan bagi Partai Kebangkitan Bangsa.

“Saya dan anggota DPR RI fraksi PKB akan terus mengawal proses gelar pahlawan nasional Syaikhona Holil di Jakarta. Ketua DPW Jatim yang mengawal di Jawa Timur dan Ketua DPC yang akan mengawal di Bangkalan,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar, pengusulan gelar pahlawan nasional Syaikhona Holil Bangkalan tidak ada kekurangan apapun.

Baca Juga :  Pemkab Sampang Gandeng KPK RI Gelar Bimtek Anti Korupsi

“Tidak kekurangan apapun, yang kurang hanyalah kita untuk melengkapi untuk keperluan untuk keperluan tatanan kepemerintahan,” ujarnya.

Kemudian disisi lain, Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan KH. Makki Nasir, mengaku pihaknya terus mendorong gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona Muhammad Holil Bangkalan, agar ajarannya dapat digali dan menjadi inspirasi rakyat Indonesia.

“Gelar kepahlawanan ini, keluarga besar Bani Kholil memandang hal ini bukan ajang bangga-banggaan. Karena Syaikhona Kholil sudah di akui dunia akan kepahlawanannya. Namun dalam hal ini, negara harus hadir, seperti kata Bung Karno, negara itu perlu sejarah, budaya dan filosofi”, pungkasnya.

Berita Terkait

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis
PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB