Polisi Kejar Aktor Utama Kasus Penembakan di Sepulu Bangkalan

- Jurnalis

Rabu, 7 April 2021 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tersangka yang terlibat dalam kasus penembakan warga Sepuluh Bangkalan.

Dua tersangka yang terlibat dalam kasus penembakan warga Sepuluh Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Kasus penembakan yang menewaskan L (35) warga Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, terus bergulir. Satreskrim Polres Bangkalan menangkap dua tersangka yang diduga kuat terlibat dalam penembakan tersebut.

Penangkapan dua tersangka terduga pelaku penembakan yang terjadi di Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, Madura itu terus dikembangkan, guna mengejar aktor utama insiden berdarah yang terjadi pada Minggu, (28/03/21) lalu.

Dua pelaku yang diringkus Satreskrim setempat itu yakni inisial M (25) dan inisial S (25), keduanya warga Kecamatan Geger, Bangkalan.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo mengatakan, penangkapan dua tersangka itu bukan aktor utamanya. Ia menyebutkan pengembangan penyidikan masih terus dilakukan dan sudah memanggil sejumlah saksi.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Madura Peringati Harpelnas 2025

“Kami sudah mengamankan dua tersangka yang diduga juga ikut serta melakukan,” ujar Sigit saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (06/4) kemarin.

Sigit juga menjelaskan, telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa proyektil peluru dan senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut. Perbuatan itu termasuk tindakan premanisme, karena termasuk kepemilikan senjata yang tidak dilengkapi ijin.

“Termasuk barang bukti proyektil peluru yang dikeluarkan dari tubuh korban dan senjata yang digunakan sudah kami amankan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Idul Adha, Uswah dan Referensi Muhasabah Diri

Diketahui, motif penembakan itu lantaran buntut panjang peristiwa kehilangan sepeda motor di Kecamatan Geger yang diduga digasak oleh korban.

“Yang kita amankan yang kehilangan sepeda motor dan salah satu rekannya diduga juga punya peran dalam kejadian tersebut,” tuturnya.

Senjata kita dapatkan dari tersangka dan tersangka ini bukan eksekutor. Kita terus melakukan pemanggilan saksi. “Semua yang disebutkan oleh tersangka maupun saksi, kita panggil dengan mekanisme yang ada,” pungkas Sigit.

Berita Terkait

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang
Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward
Diringkus! Jambret Maut di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara
Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:21 WIB

Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:15 WIB

Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB

Caption: Jakfar Sodiq kuasa hukum Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, pose di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, (dok. Harry Rega Media).

Nasional

Isu Bupati Sampang Diperiksa Kejati Dipastikan Hoaks

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:59 WIB