Asisten I Pemkab Aceh Selatan Tanggapi Gagalnya Pelantikan Keuchik Sieneubok Jaya

- Jurnalis

Sabtu, 8 Mei 2021 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Pemkab Aceh Selatan tanggapi polemik gagalnya pelantikan Keuchik Sieneubok Jaya.

Asisten I Pemkab Aceh Selatan tanggapi polemik gagalnya pelantikan Keuchik Sieneubok Jaya.

Aceh Selatan || Rega Media News

Polemik pelantikan keuchik terpilih Gampong Sieneubok Jaya, ditanggapi langsung Bupati Aceh Selatan Tgk Amran, melalui Asisten I, Sekretaris Daerah Kabupaten (Setdakab) Erwiandi.

“Polemik ini muncul ketika adanya surat pembatalan rekomendasi dari pihak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Aceh,” ujar Erwiandi kepada regamedianews.com, Sabtu (08/05/21).

Menurut Erwiandi, aneh memang kenapa belakangan menjadi muncul surat pembatalan rekomendasi dari pihak BKKBN perwakilan Aceh, untuk bakal calon keuchik Harbaini saat ini.

Baca Juga :  Sukses, Pemkab Sampang Tiga Kali Beruntun Raih Opini WTP Dari BPK

“Dulu calon keuchik Harbaini diberikan izin pihak BKKBN perwakilan Aceh, tetapi setelah terpilih izin tersebut di cabut kembali dengan alasan tenaga yang bersangkutan sebagai penyuluh masih dibutuhkan,” ucapnya.

Kebijakan BKKBN Perwakilan Aceh ini, selain merugikan saudara Harbaini sebagai ASN dan warga negara juga merugikan APBG Gampong Seunubok Jaya.

“Itu karena dengan pencabutan izin tersebut, maka pemilihan keuchik yang telah dilaksanakan tanggal 22 maret yang lalu jadi sia-sia,” tandas Erwiandi.

Pemerintah Gampong Seunubok Jaya, Kecamatan Trumon sekali lagi harus mengeluarkan anggaran biaya, untuk pemilihan keuchik 6 bulan sampai 1 tahun yang akan datang.

Baca Juga :  Gagal di Ukur BPN, Pemilik Tanah Merasa Dirugikan

“Kalaulah BKKBN perwakilan Aceh selama ini menilai tenaga saudara Harbaini sebagai Penyuluh KB masih di butuhkan, untuk apa diberikan izin untuk menjadi bakal calon Keuchik Seuneubok Jaya,” tegas Erwiandi.

Pihaknya selaku Pemkab Aceh Selatan juga kecewa atas kebijakan BKKBN Perwakilan Aceh itu, namun pihaknya tidak bisa memastikan apakah ada muatan politis atau ada sebab yang lain.

Berita Terkait

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting
SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab
Hidup Diantara Rongsokan, Empat Lansia di Sampang Akhirnya Tersentuh Bantuan
HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas
Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa
Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras
Enam Kandidat Sekda Sumenep Lolos Ke Tahap Akhir
HPN 2026, Wabup Pamekasan Apresiasi Dedikasi Insan Pers

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:38 WIB

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Mandek, DPRD Pamekasan Desak Disperindag Bertanggung Jawab

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:08 WIB

HPN 2026, Kapolres Sumenep: Pers Mitra Strategis Jaga Kamtibmas

Senin, 9 Februari 2026 - 22:43 WIB

Bupati Pamekasan Akui Belum Mampu Perbaiki Jalan Desa

Senin, 9 Februari 2026 - 15:20 WIB

Bupati Pamekasan Ancam Sanksi Berat Pelaku Usaha Miras

Berita Terbaru

Catption: para pemain Persepam Pamekasan menjalani latihan sebelum pertandingan melawan Persinga Ngawi, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, (dok. Kurdi Rega Media).

Olahraga

Persepam Siap Hadapi Persinga Ngawi di Semifinal Liga 4

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:05 WIB

Caption: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyerahkan cangkul secara simbolis kepada anggota TNI, sebagai tanda di mulainya program TMMD ke-127, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

TMMD Sumenep: Bangun RTLH Hingga Penanganan Stunting

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:38 WIB

Caption: PS Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Tegas!, Nur Fajri Bakal Berantas Peredaran Miras di Sampang

Selasa, 10 Feb 2026 - 18:12 WIB