MPU Aceh Selatan Kembali Cetak Kader Ulama’ Putri

- Jurnalis

Senin, 28 Juni 2021 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ponobatan kader ulama' putri oleh Majelis Permusyawaratn Ulama' (MPU) Aceh Selatan.

Ponobatan kader ulama' putri oleh Majelis Permusyawaratn Ulama' (MPU) Aceh Selatan.

Aceh Selatan || Rega Media News

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Selatan, kembali melaksanakan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Putri yang diikutsertakan sebanyak 36 orang.

PKU tersebut dilaksanakan di Dian Rana Hotel Tapaktuan, Senin (28/06/21), yang diikuti dari peserta disetiap kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan.

Diketahui, Pendidikan Kader Ulama Putri ini merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan PKU tahun 2021.

Masing-masing kecamatan mengirimkan 2 orang utusannya yang merupakan santri senior atau dewan guru yang masih muda dari dayah/pesantren.

Baca Juga :  Kembali Raih WTP, Bupati Sampang Ingin OPD Lebih Semangat

Ketua MPU Aceh Selatan Tgk. H. Armia Ahmad mengatakan, PKU merupakan salah satu tugas MPU, baik provinsi maupun Kabupaten/kota di Aceh.

“Hal itu sebagaimana tertuang dalam qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Ulama,” terangnya.

Menurutnya, PKU bukan satu-satunya wadah untuk mencetak ulama, namun PKU merupakan langkah awal bagi perkaderan ulama.

Dalam tahun ini cukup banyak ulama yang meninggal dan sangat susah mencari penggantinya.

Baca Juga :  Napi Rutan Sampang di Skrining: 'Cegah TBC'

“Kita berharap PKU menjadi Stimulus penting dalam mencetak kader- kader ulama,” imbuh Abon Guha/Tgk. H. Armia Ahmad.

Disamping itu, Kepala Sekretariat MPU Aceh Selatan, Teuku Masrizar menyampaikan, Pendidikan Kader Ulama khusus putri ini yang kedua setelah PKU tahun 2020 lalu.

“Kita melihat saat ini kekurangan para ustadzah-ustadzah di TPA, balai pengajian dan dayah/pasantren untuk itu perlu dilakukan peningkatan kapasitas mereka lewat PKU,” katanya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB