Pembangunan Wisata Mangrove di Sampang Kandas

- Jurnalis

Kamis, 2 September 2021 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak sebagian pembangunan wisata hutan mangrove di Desa Marparan terbengkalai.

Tampak sebagian pembangunan wisata hutan mangrove di Desa Marparan terbengkalai.

Sampang || Rega Media News

Angan-angan warga Sampang, Madura, ingin menikmati pesona wisata baru Mangrove, nampaknya kandas ditengah jalan. Pasalnya, pembangunan wisata sejak tahun 2020 tersebut saat ini mangkrak.

Wisata yang identik dengan hutan dipinggir laut tersebut, terletak didekat Pelabuhan Jicceng, Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Namun sayang, pembangunannya dihentikan.

Tak hanya itu, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan. Bahkan, sebagian jembatan jalan wisata mangrove yang terbuat dari anyaman bambu tersebut, tampak dimakan rayap.

Baca Juga :  Ra Latif Terpilih Aklamasi Jadi Ketua DPC PPP Bangkalan

“Pembangunan wisata mangrove tidak ada tindak lanjutnya dan dihentikan selama pandemi Covid-19,” ungkap Ridok ketua pelaksana pembuatan hutan mangrove, dikutip dari salah satu media, Kamis (02/09/21).

Ridok mengungkapkan, hal itu karena adanya refocusing anggaran. Kendati demikian, pembuatan wisata hutan mangrove tersebut sudah ada SK pembuatan wisata, didukung lima kepala desa dan bupati.

“Didukung Kepala Desa Marparan, Klobur, Junok, Labuhan dan Disanah. Wisata mangrove ini suatu program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama lima kepala desa,” terangnya.

Baca Juga :  Aktivitas Sejumlah Kantor OPD di Bangkalan Tutup Sementara

Kendati demikian, kata Ridok, ketika pembangunannya selesai dikerjakan, maka akan dikelola BUMDes bersama. Ia berharap, pandemi segera berakhir dan pembangunan wisata magrove bisa dilanjutkan.

“Selama pandemi, anggaran Dana Desa (DD) di refocusing. Dampaknya, pembangunan wisata mangrove ini mangkrak, lantaran dananya tidak turun. Jadi, wisata mangrove ini nantinya program BUMDes bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:02 WIB

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Caption: tiang trafo lampu penerangan jalan umum di JLS yang menjadi sasaran pelaku pencurian, (sumber foto: PLN ULP Sampang).

Peristiwa

Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri

Kamis, 15 Jan 2026 - 13:03 WIB

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB