Petugas Sering Kosong, Mall Pelayanan Publik Bangkalan Dikeluhkan

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ketua Pakis saat melakukan peninjauan langsung ke MPP Bangkalan.

Caption: ketua Pakis saat melakukan peninjauan langsung ke MPP Bangkalan.

Bangkalan || Rega Media News

Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, sering dikeluhkan masyarakat. Keluhan tersebut disampaikan melalui Pusat Analisis dan Kajian Informasi Strategis (PAKIS). 

Menurut Abdurrahman sebagai ketua Pusat Analisis dan Kajian Informasi Strategis (PAKIS) mengatakan, pihaknya sudah berkali kali mendapatkan aduan dari masyarakat, pegawai yang bertugas di MPP ini kerap kosong.

Hal itu diperjelas, kata Abdurrahman, setelah pihaknya secara diam-diam melakukan pemantauan langsung ke lokasi dan ternyata keluhan masyarakat benar. 

“Kami menemukan beberapa pegawai yang bertugas tidak ada yang menjaga, sehingga hal ini berbanding terbalik dengan cita-cita Bupati untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” ucap Abdurrahman ketika melakukan peninjauan langsung ke MPP, Kamis (31/03/2022).

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Gelar ESQ Tingkatkan Kecerdasan Emosional ASN

Dikatakan Abdurrahman, jangan salahkan masyarakat apabila melakukan kritik maupun meluapkan kekesalan secara langsung pada pemerintah.

Sebab, pegawai negeri sipil di lingkungan Pemkab Bangkalan digaji, sementara tanggungjawabnya lemah. Ia juga meminta stekholder terkait, melakukan pengawasan secara maksimal agar pelayanan publik sesuai dengan keinginan Bupati, untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Sehingga pegawai ini harus benar-benar bekerja, jangan sampai kerja semaunya. Kami berharap OPD terkait meningkatkan pengawasan supaya pelayanan MPP ini tidak hanya sebatas bayangan. Tapi benar-benar pelayanan yang melayani kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Polsek Asemrowo Sasar Tukang Becak

Sementara itu, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Bara Muslim mengatakan, peran masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah sangat diperlukan. Melalui peran masyarakat, pihaknya berharap kinerja pemerintah dalam melayani lebih maksimal.

“Sedangkan kosongnya petugas di MPP itu memang kadang waktu istirahat dan selama ini pengawasan tetap kita lakukan, namun bisa saja belum maksimal. Tapi, kita sampaikan terima kepada Pakis, masukan ini akan kita sampaikan kepada pimpinan untuk kita lakukan evaluasi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG
Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan
Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional
Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri
Sekda Sampang Pastikan Revitalisasi Puskesmas Omben Masuk Skala Prioritas 2027
Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik
Kawal Musrenbang, Amin Rais Dorong Percepatan Pembangunan Omben
Konser Valen di Sampang Berlanjut, Penyelenggara Pastikan Sesuai Norma

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:51 WIB

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:34 WIB

Demo Forkot Desak Transparansi Anggaran Pokir DPRD Pamekasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:55 WIB

Industri Genteng Karang Penang Berpeluang Jadi Sentra Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 23:41 WIB

Kapolres Sampang Ajak Jurnalis Bangun Citra Positif Polri

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:11 WIB

Kuota RTLH Pamekasan 2025 Menurun, Anggaran Per Unit Diusulkan Naik

Berita Terbaru

Caption: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, saat diwawancara awak media di ruang lobby kantornya, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Cegah Keracunan, Disdik Sampang Perketat Pengawasan MBG

Kamis, 5 Feb 2026 - 18:51 WIB