Eks Jurnalis Harian Limboto Expres Dukung Pembentukan PJS Gorut

- Jurnalis

Jumat, 8 Juli 2022 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mantan Jurnalis Koran Harian Limboto Expres (Matran Lasunte).

Caption: Mantan Jurnalis Koran Harian Limboto Expres (Matran Lasunte).

Gorontalo Utara || Rega Media News

Mantan Jurnalis Koran Harian Limboto Expres, Matran Lasunte, mendukung dibentuknya Perhimpunan Jurnalis Siber (PJS) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), yang dinahkodai salah satu Jurnalis Gorontalo Utara, Mohamad Yusrianto Panu.

Hal itu diungkapkan Mantan Jurnalis yang kini telah menjadi salah satu Anggota DPRD di bumi Gerbang Emas (Gorontalo Utara) itu, saat ditemui di Warkop Republik, Kota Gorontalo, Kamis (08/07/2022).

Menurutnya, antara Jurnalis dengan Anggota DPRD mempunyai fungsi yang sama yakni fungsi kontrol, yang tentunya tujuannya untuk kehidupan yang lebih baik bagi banyak orang.

“DPR melakukan fungsi kontrol, jurnalis juga melakukan hal yang sama. Apa yang disampaikan adalah sebuah pokok pikiran oleh DPR, karena ada fakta di lapangan yang mengharuskan itu kita sampaikan. Sama seperti pekerjaan Jurnalis, bahwa ada fakta di lapangan yang harus diwartakan yang harus diketahui,” ungkapnya.

Mantan Jurnalis majalah Limboto Expres itu menjelaskan, profesi Jurnalis atau Wartawan merupakan profesi yang mulia, yang tentunya dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik.

Baca Juga :  Longsor Pamekasan, 5 Santriwati Meninggal Dunia, Satu Patah Tulang

“Dan sedapatnya, kita tidak memasukan interprestasi pribadi dalam melakukan atau mewartakan. Apa yang menjadi interprestasi pribadi, tentu ada kolom tersendiri, ada kolom Opini. Tentu saja, dengan tidak melampaui kebijakan redaksional,” jelas Matran.

Ia mengatakan, antara Jurnalis dan DPRD karena memiliki kemiripan fungsi, sudah sewajarnya antara Jurnalis dan DPRD saling mendukung, baik secara profesi dan dalam berbagai lini kehidupan.

“Ada bayang-bayang intimidasi kepada teman-teman Jurnalis, itu adalah bagian dari tantangan sebenarnya. Berarti, ada satu penghargaan khusus, bahwa Jurnalis jangan dipandang sebelah mata. Ketika ada intimidasi, ada yang merasa terganggu yang sebenarnya mereka sadari, bahwa semua baik-baik saja dan tidak perlu ada yang merasa terganggu. Kalau semua normal-normal saja, gak ada yang perlu terusik,” kata Matran.

Lebih dalam ia mengatakan, keberadaan media di tengah-tengah kehidupan berdemokrasi, sebenarnya dapat dijadikan sebagai corong untuk supaya mayarakat mengetahui, ada program-program yang baik dan harus tersampaikan informasinya ke masyarakat.

“Kalau tidak diwartakan, bagaimana mereka tahu? Kita menjadi tahu dengan apa yang terjadi di sekitar kita itu dari peran Pewarta. Informasi apa yang dilaksanakan oleh Pemerintah, legislatif, yudikatif, itu juga semua adalah karya jurnalistik yang harus kita hargai,” kata Matran Lagi.

Baca Juga :  Santunan Korban Covid-19 Dihapus, Begini Kata Sekdakab Sampang

Ia menambahkan, terkait dengan terbentuknya PJS di Gorontalo Utara, kita tidak bisa alergi dengan banyak tumbuhnya organisasi-organisasi, khususnya dalam ruang lingkup dunia Pers.

“Saya tidak memandang itu dari perbedaan. Tapi saya memandang bahwa, ini adalah satu bentuk dari ekspresi dimana kita membentuk sebuah wadah yang tentunya tujuannya itu, bagaimana kita mempunyai tempat untuk mengontrol agar tidak bias, termasuk juga untuk membela hak-hak wartawan. Karena kita masih mendapati, bahwa profesi ini masih dipandang sebelah mata,” imbuhnya.

“Bahkan dengan menjamurnya media saat ini, pandangan orang-orang sudah kemana-mana. Tapi dengan adanya organisasi ini, ini membentuk arah dari kebijakan secara umum redaksionalnya, dan secara khusus kualitas pemberitaan oleh individu wartawan. Tentu saja, saya juga support,” tandasnya.

Berita Terkait

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP
Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal
Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!
Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan
Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital
Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 20:09 WIB

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

Musrenbang Pangarengan 2027, Soroti Infrastruktur Tertinggal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polres Sampang Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Ini Incarannya!

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:43 WIB

Masalah Ekonomi Pemicu Melonjaknya Perceraian di Pamekasan

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:48 WIB

Diskominfo Bangkalan Jadi Rujukan Transparansi Digital

Berita Terbaru

Caption: Disdikbud Pamekasan saat rapat koordinasi dan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP, (sumber foto. laman resmi Pemkab Pamekasan).

Daerah

Disdikbud Pamekasan Wajibkan TKA Bagi Siswa SMP

Senin, 2 Feb 2026 - 20:09 WIB

Caption: anggota Satreskrim Polres Sumenep tunjukkan barang bukti kasus pembunuhan pria bersarung berinisial M, (sumber foto. Polres Sumenep).

Hukum&Kriminal

Pelaku Pembunuhan Pria Bersarung di Sumenep Akhirnya Tertangkap

Senin, 2 Feb 2026 - 18:41 WIB

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB