Buat Berita Miring, Wartawan Camplong Sampang Dibogem OTK

- Jurnalis

Minggu, 28 Agustus 2022 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi.

Caption: ilustrasi.

Sampang || Rega Media News

Rosi, warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, harus menahan rasa sakit akibat mengalami luka dan memar di kepala bagian belakang.

Pria yang berprofesi sebagai wartawan ini, diduga menjadi korban dugaan penganiayaan orang tak dikenal (OTK), saat menjemput istri dan keponakannya, Sabtu (27/08/2022) malam.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21:00 wib, setelah saya menjemput istri dan keponakan dari perkemahan SMPN 1 Camplong,” ujar Rosi, Minggu (28/08) pagi.

Saat itu, kata Rosi, ketika dirinya sedang santai di teras musholla depan rumahnya, tiba-tiba dari belakang ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri berambut panjang, berpostur tubuh tinggi besar.

Baca Juga :  Ruang Genset Kantor Bupati Sampang Terbakar

“Dia memukul saya dengan balok kayu, setelah itu langsung kabur. Melihat saya tersungkur kesakitan, pelaku kembali dan hendak memukul lagi, namun ditepis sama istri menggunakan tangannya,” ungkapnya.

Setelah melakukan penganiayaan tersebut, imbuh Rosi, pelaku kabur membawa sepeda motor merk Honda Vario warna hitam, ke arah Jalan Jago Dusun Karangloh, Desa Dharma Camplong.

Baca Juga :  Kantor Bupati dan DPRD di Gorontalo Dibakar, Polisi Pertebal Pengamanan

“Akibat kejadian itu, saya mengalami luka di belakang telinga bagian kiri, bekas pukulan benda tumpul dan luka memar di bagian tangan kiri, akibat menepis balok saat pelaku kembali memukul saya,” terangnya.

Atas kejadian penganiayaan ini, ungkap Rosi, dirinya melaporkannya ke Polsek Camplong, selanjutnya dilakukan proses awal (visum). Kendati demikian, ia berharap pelaku juga segera ditangkap.

“Saya menduga, pelaku yang menganiaya ini hanya orang suruhan, karena tidak suka atau tidak terima, lantaran saya sering menulis berita miring,” pungkas Rosi.

Berita Terkait

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia
Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar
Geger! Penemuan Tengkorak Manusia di Sampang
Bersimbah Darah!, Pria Asal Pamekasan Jadi Korban Pembacokan di Bangkalan
DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja
Waspada Longsor Susulan, Puluhan Warga Sana Daya Pamekasan Mengungsi
Baru Diresmikan, Kabel Trafo PJU JLS Sampang Dicuri
Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:11 WIB

Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:00 WIB

Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:58 WIB

Geger! Penemuan Tengkorak Manusia di Sampang

Selasa, 20 Januari 2026 - 23:02 WIB

Bersimbah Darah!, Pria Asal Pamekasan Jadi Korban Pembacokan di Bangkalan

Senin, 19 Januari 2026 - 10:49 WIB

DPRD Pamekasan Desak BPBD Segera Tangani Longsor di Sana Daja

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto didampingi Kasat Resnarkoba dalam press conference, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Kamis, 22 Jan 2026 - 21:08 WIB

Caption: tengah, Wakil Bupati Bangkalan Moh Fauzan Ja'far, hadir dalam kegiatan pemberian arahan kepada ASN Pendidikan, (sumber foto. laman resmi Pemkab Bangkalan).

Daerah

Wabup Bangkalan Tekankan Profesionalisme ASN Pendidikan

Kamis, 22 Jan 2026 - 17:23 WIB