UPTD Bina Marga Jatim Klaim 900 Hibah Pokmas di Sampang Terealisasi

- Jurnalis

Kamis, 27 Oktober 2022 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: salah satu pengerjaan Pokmas di Kabupaten Sampang, (Doc: Muadi/RMN).

Caption: salah satu pengerjaan Pokmas di Kabupaten Sampang, (Doc: Muadi/RMN).

Sampang || Rega Media News

UPTD Dinas PU Bina Marga Jawa Timur mengklaim sebanyak 900 hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang tersebar di 14 Kecamatan se Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terealisasi.

Bahkan, sudah ada 45% yang menyetorkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan keuangan pelaksanaan di lapangan. Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Dinas PU Bina Marga Jatim di Sampang Moh Haris.

Menurutnya, tahun ini ada 1.387 penerima hibah Pokmas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui PU Bina Marga Jatim, dan ribuan penerima hibah Pokmas itu tersebar di 14 Kecamatan Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Khotmil Quran dan Pembacaan Shalawat Nariyah Warnai Kemenangan BERBAUR

Hingga Oktober ini, sudah ada 900 penerima hibah Pokmas yang terealisasi, dengan nilai anggarannya ada yang sebesar Rp 65 juta hingga Rp 200 juta.

“Untuk sisanya 487 penerima hibah Pokmas, masih belum proses NPHD dan juga belum terima SK Gubernur Jawa Timur,” ujar Haris, Kamis (27/10/2022).

Haris menuturkan, untuk proses NPHD dan penetapan SK itu pihaknya tidak mempunyai kewenangan. Karena hanya sebagai evaluasi administrasi saja.

“Tapi, jika dalam evaluasi itu administrasinya benar, maka akan di entry datanya dan dikirim ke Surabaya,” jelasnya kepada regamedianews.com, Kamis (27/10/2022).

Baca Juga :  Jumat Kasih, IWO Pamekasan 'Welas Asih'

Sisanya yang 487 penerima hibah Pokmas ini, imbuh Haris, nanti bulan November mendatang harus selesai NPHD. Tapi, untuk pembayarannya bisa dilakukan di awal bulan tahun 2023.

Ia menegaskan, bagi penerima hibah yang dananya sudah masuk, tolong segera dilaksanakan di lapangan. Mengingat, saat ini sudah musim penghujan.

“Saya tidak mau tau musim hujan atau tidak, kalau tidak ada laporan. Jika ada kendala di lapangan, segera laporkan dan akan kami survei apa kendalanya. Jika selama ini tidak ada laporan, berarti tidak ada alasan untuk tidak dikerjakan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal
“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Sampang: UHC Tetap Prioritas
Luthfiadi Nahkodai JMP: Tekankan Pers Bermartabat
Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:36 WIB

Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:07 WIB

Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Senin, 26 Januari 2026 - 22:26 WIB

“Gulung Tikar” SDN Batuporo Timur 1 Sampang Tinggal Menunggu Waktu

Berita Terbaru

Caption: Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan Pamekasan, Jl.Kesehatan, Barurambat Kota, (dok. Kurdi Rega Media).

Peristiwa

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:43 WIB

Caption: Pengurus SMSI Sampang saat menyambangi kaum dhuafa, (dok. foto istimewa).

Sosial

Jelang HPN 2026, SMSI Sampang Berbagi Kepada Dhuafa

Selasa, 27 Jan 2026 - 19:47 WIB

Caption: ilustrasi, seorang santriwati duduk termenung di bawah pohon mangga di sekitar masjid didekat jembatan tol Suramadu, (dok. Syafin Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:31 WIB