Solar di Sampang Langka, Petani Terancam Tak Bercocok Tanam

- Jurnalis

Rabu, 23 November 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: ilustrasi, (Dok. foto SPBU).

Caption: ilustrasi, (Dok. foto SPBU).

Sampang,- Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di SPBU Desa Pangelen, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengalami kelangkaan. Akibatnya, sejumlah petani setempat terancam tidak bisa bercocok tanam.

Dari pantauan regamedianews.com, pom pengisian solar bersubsidi di SPBU 5469208 Pangelen Sampang tersebut, tampak sepi dari aktivitas dan kendaraan, Rabu (23/11/2022).

Adi salah satu petani asal Kecamatan Robatal Sampang mengatakan, dirinya kesulitan mendapatkan solar bersubsidi, untuk kebutuhan pengoperasian Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Baca Juga :  Di Pamekasan, Pengendara Yang Konvoi Saat Malam Tahun Baru 2019 Akan Ditindak Tegas

“Hampir dua Minggu ini kami tidak mendapatkan BBM jenis solar bersubsidi, untuk kebutuhan pertanian. Jika masalah kelangkaan BBM solar ini tidak segera diatasi, maka petani akan terancam tidak bisa bercocok tanam,” ujarnya.

Demi mendapatkan solar bersubsidi tersebut, dirinya mengaku sudah meminta rekomendasi dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Robatal.

“Kami berharap kelangkaan solar bersubsidi ini segera teratasi, agar para petani di Sampang kembali bisa bercocok tanam, terlebih saat ini musim tanam padi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gandeng Diskopindag, Pegadaian Edukasi Pelaku UMKM Sampang

Sementara salah satu petugas SPBU 5469208 yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, pasokan solar bersubsidi di SPBU tersebut sudah sekira 10 hari tidak dikirim oleh pihak Pertamina.

“Kami tidak tahu kapan pasokan solar ini ini dikirim oleh pihak Pertamina. Namun, nanti pasokan solar ini dikirim, tidak akan melayani pembelian pakai jerigen yang tidak dilengkapi dokumen rekomendasi dari BPP khusus kebutuhan pertanian,” singkat petugas SPBU saat ditemui dikantornya.

Berita Terkait

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi
Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang
Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat
Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!
Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok
DPRD Pamekasan Soroti Sentra Batik Kalampar “Mangkrak”
Wabup Sumenep Tekankan ASN Tinggalkan Pola Kerja Lama
Kasus Pajak RSMZ, Ketua GAIB Ultimatum Kejari Sampang

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:09 WIB

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:21 WIB

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:43 WIB

Prestasi Menurun, Pengurus Baru KONI Pamekasan Dihadapkan Tantangan Berat

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:33 WIB

Wabup Sumenep: Program 2026 Harus Nyata, Bukan Habiskan Anggaran!

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:04 WIB

Dana BGN Macet, Tujuh SPPG di Sampang Mogok

Berita Terbaru

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi meresmikan PJU baru di Jalan Lingkar Selatan, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Pemkab Sampang “Sulap” Jalan Gelap Jadi Terang

Kamis, 8 Jan 2026 - 21:21 WIB