Terjangan Ombak Pantura Tewaskan Nelayan Sampang

- Jurnalis

Senin, 30 Januari 2023 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Tim SAR dan nelayan pantura Sampang saat evakuasi jasad korban tenggelam, (dok. regamedianews).

Caption: Tim SAR dan nelayan pantura Sampang saat evakuasi jasad korban tenggelam, (dok. regamedianews).

Sampang,- Tewasnya seorang pria berinisial HF (23 th), akibat tenggelam di perairan laut wilayah Sampang Pantura, Sabtu (28/01/2023) sore lalu, sempat membuat geger warga setempat.

Pasalnya, pria diketahui asal warga Dusun Duk Tengah, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tersebut, tak kunjung ditemukan.

Namun, berkat kekompakan Tim SAR gabungan dari Sat Polairud, Polsek, Basarnas, BPBD, PMI Sampang dan nelayan pantura melakukan pencarian, jasad korban berhasil ditemukan.

“Jenazah korban HF, berhasil ditemukan dan dievakuasi tadi pagi (Senin, 30 Januari 2023), sekira pukul 09:00 wib,” ujar Kasat Polairud Polres Sampang Iptu Catur Rahardjo.

Baca Juga :  Warga Positif Virus Corona di Bangkalan Terus Bertambah

Korban tersebut, ungkap Catur, berhasil ditemukan di perairan laut Desa Bire Tengah, Kecamatan Sokobanah, Sampang, Madura, kurang lebih 8 mil laut atau sekitar 15 Km, karena terbawa arus ke arah timur.

“Jasad korban awal mula ditemukan oleh nelayan sedang mencari ikan di perairan laut Desa Bire Tengah. Saat itu melihat sesuatu mengambang, setelah didatangi ternyata jasad HF,” terangnya.

Kronologis peristiwa tersebut, imbuh Catur, bermula saat korban memindahkan kapal dari perairan laut Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang menuju Desa Nepa, Kecamatan Banyuates, Sampang.

Baca Juga :  Penemuan Mayat di Ketapang Sampang, Keluarga Korban Minta Polisi Usut Penyebabnya

“Namun saat perjalanan, kapal yang dinaiki korban diterjang ombak besar yang mengakibatkan Hafid terlempar ke laut dan tenggelam,” jelas Catur kepada awak media.

Atas peristiwa tersebut, imbuh Catur, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepedulian serta partisipasi masyarakat, khususnya nelayan pantura yang telah bersinergi melakukan pencarian korban.

“Berkat kekompakan tim SAR gabungan dan para nelayan melakukan pencarian selama tiga hari, akhirnya korban berhasil ditemukan, dan saat itu juga kami serahkan jenazah korban ke rumah duka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak
21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang
Mobil BMW Ludes Terbakar di Ketapang Sampang
Terduga Maling di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Warga
Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas
PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam
Polres Sampang Ungkap Ciri-Ciri Temuan Tengkorak Manusia
Seorang Kakek di Sampang Tewas Terbakar

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:03 WIB

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:08 WIB

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:52 WIB

Terduga Maling di Sampang Nyaris Tewas Diamuk Warga

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:19 WIB

Sempat Hilang, Seorang Nenek di Sampang Ditemukan Tewas

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:43 WIB

PLN Pamekasan Beberkan Penyebab Listrik Padam

Berita Terbaru

Caption: atap rumah warga Sampang ambruk usai diterjang hujan disertai angin kencang, (sumber foto: BPBD Sampang).

Peristiwa

Angin Kencang Terjang Sampang, Belasan Rumah Rusak

Minggu, 1 Feb 2026 - 23:03 WIB

Caption: atap dan dingding rumah warga Pamekasan ambruk usai diterjang angin kencang, (sumber foto: BPBD Pamekasan).

Peristiwa

21 Titik di Pamekasan Disapu Angin Kencang

Minggu, 1 Feb 2026 - 21:08 WIB