BPJS Ketenagakerjaan Madura Edukasi Aktivasi di Pasar Labang

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala BPJamsostek Madura, Indriyatno, foto bersama tim aktivasi pasar, kerja keras, bebas cemas, (dok. regamedianews).

Caption: Kepala BPJamsostek Madura, Indriyatno, foto bersama tim aktivasi pasar, kerja keras, bebas cemas, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- BPJS Ketenagakerjaan Madura melaksanakan edukasi dan sosialisasi program Jaminan Sosial dengan cara aktivasi pasar, kerja keras, bebas cemas, di Pasar Labang, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Kamis (21/12/2023).

Kepala BPJamsostek Madura, Indriyatno menyampaikan, kegiatan aktivasi pasar, kerja keras bebas cemas merupakan pilot project didalam memberikan pemahaman, edukasi kepada pedagang dan pekerja informal di pasar.

“Kami tim BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan ke Pasar Labang dan dalam rangka melakukan edukasi dan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya, Selasa (19/12) kemarin.

Menurutnya, saat ini BPJS Ketenagakerjaan sedang gencar melakukan sosialisasi masif kepada pekerja Bukan Penerima Upah. Yakni pekerja informal antara lain seperti pedagang pasar yang jumlahnya berkisar 60 persen dari total seluruh pekerja di Indonesia.

Baca Juga :  Pembangunan Rabat Beton Prioritas Program TMMD Sampang

“Pekerja Penerima Upah (pekerja formal) seperti karyawan dan buruh yang bekerja di perusahaan pada umumnya, sudah lebih aware dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Namun, kata Indriyatno, kepada pekerja informal mereka memang harus dijangkau dengan pendekatan khusus, sosialisasi memang harus dilakukan secara masif melalui komunitas profesinya atau dilakukan secara personal.

Kegiatan ini dilakukan, kata Indriyatno, secara bertahap di 122 Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain sosialisasi di Lapangan, kami juga melakulan edukasi melalui Radio di setiap cabang-cabang tersebut.

Baca Juga :  Pilkada 2018, KPU; Warga Pamekasan Yang Jadi TKI Tidak Masuk Dalam DPT

“Hingga saat ini, jumlah pekerja yang telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan adalah sebanyak 40,2 juta pekerja, jumlah tersebut 7,2 jutanya adalah pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah,” tambahnya.

Indriyatno menyampaikan, terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan dan berjalannya kampanye.

“Kerja Keras Bebas Cemas, negara melalui BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan seluruh pekerja Indonesia sejahtera, mereka dapat bekerja secara keras dan optimal, risiko yang mungkin timbul dari pekerjaan silahkan alihkan kepada kami BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB