Kasus Kepsek Cabul, Polisi Akan Panggil Pejabat Disdik Sampang

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: guru korban dugaan pelecehan seksual oknum kepsek saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Caption: guru korban dugaan pelecehan seksual oknum kepsek saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Sampang,- Kasus dugaan cabul (pelecehan seksual) insial MF oknum kepala sekolah dasar di Omben, Sampang, Madura, Jawa Timur, terus bergulir.

Hal tersebut ditegaskan Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, melalui Kanit PPA Aiptu Yunus Supriyono.

“Berlanjut mas, sabar dulu, kita akan panggil pejabat Dinas Pendidikan (Disdik),” ujar Yunus, saat ditemui awak media, Senin (15/01/2024) siang.

Sebelumnya Yunus menjelaskan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi lain. Karena saat diperiksa, MF membantah atas laporan korban HL (guru).

“Kami terima apapun keterangannya, meski membantah, karena terlapor statusnya masih sebagai saksi,” ucapnya, Kamis (28/12/23) lalu.

Kendati demikian, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi lain, serta mengumpulkan beberapa bukti.

“Intinya masih tahap lidik, karena kami masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor maupun terlapor,” pungkasnya.

Baca Juga :  Selama 12 Hari, Polres Sampang Berhasil Bekuk 20 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengatakan, kasus dugaan pelecehan seksual oknum kepsek inisial MF, masih tahap penyelidikan.

“Sampai sekarang masih tahap penyelidikan,” ujar Sujianto, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya, Senin (15/01) siang.

Sekedar diketahui, inisial MF oknum kepala sekolah di Omben, Sampang, dilaporkan sejumlah guru wanita atas dugaan pelecehan seksual, Rabu (06/12/23) lalu.

Inisial HL, seorang guru SD yang menjadi korban dugaan pelecehan seksual MF mengaku, dirinya tidak terima atas tindakan oknum Kepala Sekolahnya.

“Maka dari itu, kami laporkan perbuatan tak senonoh pak Kepsek ke Polres Sampang, meski dirinya menganggap hal itu hanya bercanda,” ujar HL.

HL mengungkapkan, sebelumnya, dia bersama rekannya (se profesi), telah melaporkan MF ke Polsek Omben, namun sifatnya masih laporan pengaduan.

“Kami juga laporkan ke Korbiddikcam dan Dinas Pendidikan, agar dilakukan permintaan maaf dan memberi kesempatan mediasi, namun menolaknya,” ketus HL.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Paket Proyek di Sampang Disorot

Manurutnya, perbuatan tak senonoh MF, tidak pantas dilakukan terhadapnya. Ia khawatir, kemudian hari anak didiknya juga menjadi korban.

“Bahkan, sebagian wali murid meminta agar pak Kepsek dipindah. Namun, untuk laporan kami ke polisi, biar terlapor diproses sesuai prosedur hukum berlaku,” harapnya.

Sementara itu, oknum kepsek inisial MF membantah, jika melakukan pelecehan seksual. Menurutnya, pelecehan secara verbal dan fisik tersebut, itu hanyalah candaan.

“Astagfirullah. Itu jauh dari pikiran saya. Kadang-kadang saya nyeletuk. Tapi itu hanya guyonan ketika jam istirahat,” ucapnya.

MF berkilah, ada maksud tertentu dari laporan pelecehan seksual yang menjeratnya, yaitu untuk menyingkirkannya.

“Karena, guru yang laporan ke Polres itu, termasuk tenaga pendidik yang mendapat teguran lisan dari saya,” pungkas MF.

Berita Terkait

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu
Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap
Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka
Diduga Selingkuh, Pemuda di Sampang Disandera Warga
Polres Sumenep Bongkar Sindikat Judi Online Slot Gacor
Polisi Selidiki Pencurian Kabel Trafo PJU JLS Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:12 WIB

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:06 WIB

Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:08 WIB

Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:09 WIB

Kasus Curanmor di Pasar Tanah Merah Terungkap

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:04 WIB

Hampir 5 Bulan, Kasus Pajak RSMZ Sampang Nihil Tersangka

Berita Terbaru

Caption: Ketua MUI Sampang KH.Itqan Bushiri menyampaikan sambutannya dalam agenda ta'aruf dan konsolidasi pengurus, (dok. foto istimewa).

Daerah

Arah Baru MUI Sampang: Jadi Pelayan Umat dan Benteng Sosial

Minggu, 25 Jan 2026 - 18:30 WIB

Caption: Fitrih Anisah mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Sampang, (dok. foto istimewa).

Opini

Membaca Kasus Kajari Sampang Tanpa Romantisme Kekuasaan

Sabtu, 24 Jan 2026 - 23:18 WIB

Caption: ilustrasi pemeriksaan medis resmi dari tim inafis dan tim dokter forensik terhadap kerangka manusia, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang

Sabtu, 24 Jan 2026 - 12:12 WIB

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardianto bersama Ketua Bhayangkari berjabat tangan dengan sejumlah perwira yang dimutasi usai gelar sertijab, (sumber foto: Media Center Sumenep).

Daerah

Belasan Perwira Polres Sumenep Dimutasi

Jumat, 23 Jan 2026 - 22:22 WIB

Caption: Konsulat Jenderal Australia Mr.Glen Askew berikan cinderamata kepada Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, (dok. foto istimewa).

Nasional

Konjen Australia Jajaki Potensi Unggulan Kota Bahari

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:40 WIB