SKK Migas-PHE WMO Bantu Korban Banjir di Bangkalan

- Jurnalis

Jumat, 22 Maret 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: perwakilan SKK Migas-PHE WMO secara simbolis berikan bantuan korban terdampak banjir melalui Pj Bupati Bangkalan, (dok. regamedianews).

Caption: perwakilan SKK Migas-PHE WMO secara simbolis berikan bantuan korban terdampak banjir melalui Pj Bupati Bangkalan, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- SKK Migas-PHE WMO memberikan bantuan untuk korban terdampak banjir di Bangkalan, Jawa Timur, melalui pemerintah daerah setempat.

General Manager Zona 11 PHE WMO, Muzwir Wiratama mengungkapkan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Bappeda Bangkalan.

“Kami menawarkan diri, apa yang bisa kami bantu untuk sedikit mengurangi beban masyarakat terdampak banjir,” ungkap Muzwir, Kamis (22/03/2024).

Ia menambahkan, pihaknya mendapatkan persetujuan dari satuan kerja, terkait bantuan paket sembako untuk para korban banjir di Kabupaten Bangkalan.

“Baru bisa tersalurkan hari ini, karena proses penyediaan 1.000 paket. Itu yang membuat prosesnya agak lama,” pungkas Muzwir.

Baca Juga :  Ini Jumlah Pemohon Akta Kematian di Pamekasan

Analis Department Forkom SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Cindy Chintya menyatakan, bantuan itu salah satu Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang murni untuk bantuan bencana alam.

“Ini sifatnya darurat, semoga bantuan yang kami berikan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat terdampak banjir,” singkat Cindy.

Sementara Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie menerangkan, pihaknya memastikan bantuan itu akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulilah dan terima kasih kepada SKK Migas,PHE dan juga Bank Jatim Cabang Bangkalan yang menyerahkan bantuan untuk korban bencana banjir,” terang Arief.

Baca Juga :  Tertibkan PKL, Pemkab Bangkalan Belum Menyediakan Lapak Para PKL

Ia menambahkan, aktifitas masyarakat di 4 kecamatan terdampak banjir seperti Arosbaya, Tanjung Bumi, Blega, dan Klampis mulai berangsur pulih dan normal.

Sejak H+1 bencana banjir, lanjut Arief, pihaknya langsung mendata dan mendokumentasikan semua kerusakan.

“Kami berharap, tidak ada kejadian menyusul yang tidak berkaitan. Laporan dalam satu minggu sudah selesai secara lengkap ke BNPB,” tandasnya.

Menurutnya, tinggal perbaikan kerusakan jalan, termasuk beberapa bangunan yang sedang diusulkan ke BNPB, barangkali dapat rehab rekon.

“Setidaknya saya mengusulkan, nanti entah berapa yang disetujui,” pungkas Arief.

Berita Terkait

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data
Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”
Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam
Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo
Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah
Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG
Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan
Polres-LBH Ansor Sumenep Komit Beri Pendampingan Hukum Gratis

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB

Warga Miskin Pamekasan Luput Dari Bansos Akibat Salah Data

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:37 WIB

Soal HET Pupuk, Petani Sampang Bisa Lapor ke “Halo Pak Amran!”

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:03 WIB

Buntut HET Pupuk-Hand Traktor Raib, Disperta KP Sampang Didemo

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:49 WIB

Dua Lansia di Sampang Menanti Perhatian Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto berjabat tangan dengan Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, usai memberikan piagam penghargaan, (dok. Kurdi Rega Media).

Hukum&Kriminal

Sukses Tangkap Jambret Maut, Reskrim Pamekasan Diganjar Reward

Rabu, 14 Jan 2026 - 18:40 WIB

Caption: ilustrasi, (dok. Syafin Rega Media).

Daerah

Dana Desa Bangkalan 2026 Terpangkas Tajam

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:24 WIB