Bandar Arisan di Sampang Dilaporkan Ke Polisi

- Jurnalis

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: Mako Polres Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Seorang bandar arisan inisial AN, warga Jl.Syamsul Arifin Kelurahan Polagan, Sampang, Madura, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi.

Pasalnya, AN dilaporkan ke kepolisian, lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan uang arisan.

Suharto kakek korban penipuan mengatakan, laporan tersebut dilakukan cucunya (Dwi Shinta Fajariya, warga Jl.Merapi) pekan lalu ke Polres Sampang.

“Laporannya pada Senin 03 Juni 2024 kemarin ke polisi, karena menjadi korban dugaan penipuan uang arisan oleh AN,” ujarnya, Selasa (11/06).

Suharto mengungkapkan, bermula saat cucunya ikut arisan ke AN, dengan membayar uang arisan awal sebesar Rp 7 juta.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pelaku Judi Domino

“Arisan itu selama 3 bulan, dan dapatnya Rp 10 juta dari pembayaran Rp 7 juta,” ungkapnya kepada regamedianews.

Selang beberapa lama, ungkap Suharto, arisan tersebut oleh AN diberhentikan, dan cucunya tidak mendapatkan uang arisan yang diinginkan.

“Selain tidak dapat uang arisan Rp 10 juta, uang milik korban yang Rp 7 juta juga tidak dikembalikan,” jelasnya.

Padahal, imbuh Suharto, pihaknya sudah memberi kesempatan terhadap terlapor, agar diselesaikan secara kekeluargaan.

“Namun, terlapor (AN) sepertinya tidak ada iktikad baik, untuk mengembalikan uang arisan itu,” tandasnya.

Baca Juga :  Dikejar Warga, Pelaku Curanmor di Surabaya Nyebur Ke Kali

Ia mengungkapkan, keinginan cucunya ikut arisan, uang pendapatan arisan nantinya akan digunakan untuk biaya kuliah.

“Jika dapat uang arisan itu, rencananya mau buat biaya kuliah,” ucap Suharto.

Terpisah, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie, saat dikonfirmasi membenarkan atas laporan tersebut.

“Iya benar, ada laporan dugaan penipuan dan atau penggelapan (uang arisan, red), sudah ditangani Satreskrim,” ujarnya, Senin (11/06) siang.

Dedy menambahkan, saat ini pihak Satreskrim tengah melakukan penyelidikan dan melengkapi alat bukti.

“Masih melengkapi alat bukti, jadi masih proses lidik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot
Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap
Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu
Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba
Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan
Polisi Beberkan Hasil Identifikasi Kerangka Mr.X di Sampang
Polisi Ungkap Pelaku Pembacokan di Kos Tanah Merah
Polres Sumenep Gagalkan Peredaran 1 Ons Sabu

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:19 WIB

Kapolres Sampang: 3 Bulan Nihil Ungkap Kasus, Kapolsek Siap-Siap Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:15 WIB

Teridentifikasi, Teka-Teki Kerangka Manusia di Sampang Terungkap

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:31 WIB

Sempat Hilang, Santriwati Korban Pencabulan Ditemukan di Suramadu

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:49 WIB

Terima Satyalancana, Kapolres Sumenep Ingatkan Anggotanya Jauhi Narkoba

Senin, 26 Januari 2026 - 21:08 WIB

Kapolres Sampang Warning Polsek Ungkap Satu Kasus Perbulan

Berita Terbaru