UHC di Kabupaten Sampang Karena Bupatinya Aba Idi

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2024 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Arifin salah satu pemuda Desa Banyumas Kabupaten Sampang, (dok. regamedianews).

Caption: Arifin salah satu pemuda Desa Banyumas Kabupaten Sampang, (dok. regamedianews).

Sampang,- Tengah ramai di media sosial, membahas tentang program Universal Health Coverage (UHC), di Kabupaten Sampang Jawa Timur.

Mengenal UHC, adalah sistem pelayanan kesehatan dari pemerintah pusat, bukan program daerah atau produk politik.

Hal tersebut dipertegas Arifin salah satu pemuda Desa Banyumas Sampang, saat menanggapi perbincangan warganet soal UHC di media sosial.

“Betul, program UHC dari pusat, tapi masyarakat juga wajib tahu, adanya UHC di Kabupaten Sampang, karena bupatinya H.Slamet Junaidi (Aba Idi),” ujarnya.

Menurut Arifin, program UHC bukan program yang asal turun atau asal ada di Sampang, karena juga ada syarat-syarat tertentu.

Diantaranya, Pemkab setempat harus melunasi iuran BPJS minimal 95%, dari jumlah kepesertaan, baik mandiri, PPU atau PBID.

Baca Juga :  Polres Sampang Hiasi Isro' Mi'raj Dengan Santuni Yatim Piatu

“Baru program UHC akan turun ke Sampng, syarat inilah yang berat,” tegas Arifin kepada regamedianews, Sabtu (28/09/24).

Sehingga, kata pemuda Banyumas ini, siapa yang menjadi bupati harus berani mengambil keputusan.

“Sedangkan di Jawa Timur, di Sampang lah yang berani mengambil keputusan, saat bupatinya Aba Idi,” ungkapnya.

Maka dari itu, tidak semua daerah ada program UHC. Untuk lebih jelasnya, imbuh Arifin, silahkan cek di BPJS.

“Intinya tidak segampang kita berkomentar, masyarakat Sampang seharusnya memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Aba Idi,” tuturnya.

Karena menurutnya, H.Slamet Junaidi sudah menepati janjinya, saat menjabat Bupati Sampang.

Baca Juga :  SMPN 1 Robatal Sampang Digenjot Paket Proyek Rp 1,1 Milyar

“Diantaranya memajukan pelayanan kesehatan, dan masyarakat sudah menikmati pelayanan kesehatan yang luar biasa,” ucapnya.

Arifin menegaskan, siapapun bupatinya program UHC tetap ada dan gratis.

“Saya tidak menyalahkan komentar siapapun, namun saya sedikit akan memberikan gambaran, semoga jadi bahan renungan,” tandasnya.

Ia mengungkapkaan, seorang arsitek yang membangun rumah bagus dan megah, ketika nanti sudah jadi, rumah itu bukan milik si arsitek, tapi milik yang menempati.

“Sama dengan program UHC yang ada di Sampang, Aba Idi waktu jadi bupati adalah arsiteknya, yang jadi bupati seterusnya dialah yang akan menikmati,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan
Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama
Musrenbang Banyuates, Ra Mahfudz Beberkan 4 Prioritas Sampang 2027
Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:49 WIB

Bupati Sampang: Anggaran Terbatas, Jaminan Kesehatan Harus Tetap Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:07 WIB

Pamekasan Darurat Perceraian, 1.694 Kasus Masuk Pengadilan Agama

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Berita Terbaru

Caption: Satreskrim Polres Sampang menyerahkan kerangka manusia yang sudah teridentifikasi ke pihak keluarga di RSUD dr.Mohammad Zyn, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Polres Sampang Dalami Motif Kematian Fauzen

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:32 WIB