Mitigasi Bencana, Polisi Sampang Latihan Water Rescue

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: latihan search and rescue diikuti personel Sat Samapta, Sat Polairud dan Sidokkes Polres Sampang.

Caption: latihan search and rescue diikuti personel Sat Samapta, Sat Polairud dan Sidokkes Polres Sampang.

SAMPANG,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat, mewaspadai fenomena hujan yang bersamaan dengan La Nina Lemah.

Menyikapi hal itu Polres Sampang, melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) Water Rescue di Sampang Water Park (SWP).

Water Rescue merupakan salah satu teknik pertolongan yang dilakukan di perairan, atau suatu tindakan penyelamatan secara efektif dan efisien.

Yakni, penyelamatan dibidang perairan, yang dilihat dari keberadaan manusia dan segala sesuatu yang berharga dalam keadaan mengkhawatirkan di air.

Kasi Humas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, latihan SAR merupakan langkah mitigasi awal dalam menghadapi bencana alam hidrometeorologi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Selatan Jadi Saksi Satu Keluarga Yang Masuk Islam

“Musibah dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, oleh sebab itu kemampuan SAR wajib dimiliki personel Polri,” ujarnya, Sabtu (14/12).

Dedy menjelaskan, latihan SAR merupakan upaya pimpinan Polres Sampang meningkatkan kemampuan personel dalam pencarian, pertolongan dan penyelamatan.

“Hal itu dilakukan ketika ada yang mengalami musibah khususnya saat berada di air,” ungkap eks penyidik Satreskrim ini.

Dengan mengikuti pelatihan dasar Water Rescue, kata Dedy, personel Polres Sampang dapat mengetahui bagaimana menangani korban.

“Bagaimana menghadapi kondisi alam yang ekstrem, menghindari bahaya yang ada di sekitar kita, serta hal-hal teknis maupun nonteknis di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Rabasan Kedungdung Tolak PJ Kadesnya Diganti

Oleh karena itu, maayarakat yang berada di sekitar pinggiran sungai dan pinggir pantai, untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarganya.

“Khususnya para anak-anak kecil yang senang bermain saat hujan turun,” imbau perwira berpangkat satu balok emas dipundaknya ini.

Dedy berharap, masyarakat untuk selalu waspada dengan curah hujan tinggi yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan debit air tinggi.

“Hingga mengakibatkan terendamnya rumah-rumah warga yang berada di pingir Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Sampang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot
Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan
Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis
MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat
Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang
Forkot Pamekasan Endus Aroma ‘Titipan’ Proyek di APBD 2025
Musrenbang Kedungdung, Alan Kaisan Tekankan Pemerintah Desa Kreatif dan Inovatif
Tepis Isu Negatif, Bupati Sampang Fokus Pembangunan Nyata di Robatal

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 22:39 WIB

Lecehkan Atlet, KBI Bangkalan Desak Ketua Pengprov Jatim Dicopot

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:49 WIB

Blak-Blakan! Kades Waru Barat ‘Semprot’ PDAM Depan Bupati Pamekasan

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:29 WIB

Resmi Dilaunching, SPPG Torjunan Komitmen Sajikan Menu Higienis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:17 WIB

MUI Sampang Larang Haflatul Imtihan Diisi Hiburan Langgar Syariat

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:42 WIB

Ra Mahfudz Proyeksikan Torjun Jadi Jantung Pemerintahan Sampang

Berita Terbaru

Caption: Petugas Perum Bulog Cabang Madura dan Dinas Perdagangan Sumenep, sosialisasi dan pengawasan langsung ke pasar, (dok. Kurdi Rega Media).

Ekonomi

Bulog Madura Siap Gelontorkan Minyakita di Pasar Rakyat

Rabu, 28 Jan 2026 - 17:07 WIB