Viral, Sampang Marak Balap Liar Kembali Makan Korban

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: screenshot video terjadinya kecelakaan saat balap liar di wilayah Sampang kota, (dok. regamedianews).

Caption: screenshot video terjadinya kecelakaan saat balap liar di wilayah Sampang kota, (dok. regamedianews).

SAMPANG,- Peristiwa kecelakaan akibat aksi balap liar di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang dikabarkan tewas di lokasi kejadian, tepatnya di Jl.Syamsul Arifin, Kelurahan Polagan.

Informasi yang dihimpun regamedianews, aksi balap liar tersebut dilakukan pada hari Minggu (22/12/24) pagi dini hari.

Dalam video viralnya, tampak dua orang remaja mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat.

Nahas, dua pejoki balap liar tersebut bersenggolan, hingga mengakibatkan keduanya terjatuh dan menabrak pembatas jalan.

Tragisnya, selain menewaskan pejoki motor, juga membuat penonton rata-rata dari kalangan remaja itu menjadi korban.

Baca Juga :  Masyarakat Sampang Diimbau Antisipasi Penculikan Anak

Selain dibenarkan warganet, aksi balap liar yang sering terjadi itu tidak ditampik warga sekitar yang rumahnya tidak jauh dari lokasi.

“Balap liar tersebut bukan kali pertama, sudah sering dan kecelakaan tersebut benar adanya,” ujarnya, Minggu (22/12) malam.

Sementara laporan yang diterima awak media ini, balap liar tidak hanya dilakukan di Jl.Syamsul Arifin, tetapi juga di Jl.Maqboel (embong anyar).

Bahkan informasi pekan lalu, aksi balap liar yang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan, juga menelan korban jiwa.

“Iya mas, waktu itu juga ada yang meninggal, kebetulan saya melintas sebelum balap liar itu dimulai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal di Sampang, Seorang Kakek dan Cucunya Tewas

Ironisnya, tidak ada satu pun petugas datang untuk membubarkan. Namun, keesokannya tahu kabar ada yang meninggal.

“Liat pamflet berduka di medsos, dari komentar netizen, yang meninggal akibat balapan liar,” ucapnya singkat.

Dilain sisi, pantauan awak media ini di medsos, aksi balap liar tersebut menjadi ajang siaran langsung (live) oleh warganet.

Kendati, polisi yang mengetahui hal itu segera melakukan pembubaran, dan bahkan mengamankan motor yang terjaring.

Sementara, hingga berita ini dipublikasikan belum ada keterangan resmi dari kepolisian, terkait santernya kabar balap liar yang menelan korban jiwa.

Berita Terkait

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang
Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon
Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai
Nelayan Sampang Diimbau Waspada!, Angin Kencang Landa Selat Madura
Mayat Misterius Terapung di Perairan Sampang
Siswi SD di Sampang Tewas Terseret Arus Sungai

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:41 WIB

Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Senin, 22 Desember 2025 - 08:18 WIB

Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:08 WIB

Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai

Berita Terbaru

Caption: anggota Polsek Kedungdung saat mengevakuasi almarhum Muhar ke rumah duka, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Jan 2026 - 11:17 WIB

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB

Caption: Kasi Humas Kepolisian Resor Sampang AKP Eko Puji Waluyo, saat diwawancara awak media di ruangan kerjanya, (dok. Harry, Rega Media).

Hukum&Kriminal

Bogem Nelayan Pamekasan, Pria di Sampang Diamankan Polisi

Kamis, 1 Jan 2026 - 21:49 WIB