Sampang,- Atmai seorang pasien Rumah Sakit (RS) Sukma Wijaya, Sampang Madura Jawa Timur, dikabarkan hilang.
Pasien asal Desa Bancelok Kecamatan Jrengik tersebut, dikabarkan hilang saat menjalani rawat inap.
Informasi yang dihimpun regamedianews, Atmai diketahui hilang pada Rabu (2/4/25) pagi dini hari, sekira pukul 03:30 wib.
Sebelumnya, pasien lanjut usia itu oleh pihak keluarga dibawa ke RS Sukma Wijaya, sejak Minggu (30/3/25) malam.
Santer dibeberapa media online, pihak keluarga melaporkan hilangnya Atmai ke Kepolisian Resor setempat.
Namun akibat kejadian tersebut, pengawasan salah satu rumah sakit di Kabupaten Sampang ini diragukan dan terkesan lalai.
Mengingat, pasien berusia 75 tahun ini hilang dan ditemukan warga, sekira pukul 23:00 wib, Rabu (2/4) malam, di jalan raya Desa Baruh.
Mirisnya, Direktur RS Sukma Wijaya dr.Siska saat dikonfirmasi, tidak memberikan jawaban dan malah menginterogasi.
“Anda siapa, dari mana, ambil dulu id cardnya,” ujarnya, saat ditemui awak media di lantai 2 depan ruang rawat inap RS Sukma Wijaya, Rabu (2/4) malam.
Sementara itu, Abdus Salam wartawan Suara Bangsa mengaku, sikap direktur tersebut terkesan kurang etis.
“Sangat disayangkan, niat saya konfirmasi atas kejadian itu dan perihal ditemukannya pasien, malah diinterogasi,” ungkapnya.
Menurut Abdus Salam, konfirmasi tersebut dilakukan agar pemberitaan yang akan disajikan ke publik berimbang.
“Karena saya selaku wartawan dituntut memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat,” imbuhnya.