Seleksi Mahasiswa Jalur Nasional, 100% Murni Ditentukan Sistem

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Rektor UTM Prof. Dr. Safi' (kiri) saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Caption: Rektor UTM Prof. Dr. Safi' (kiri) saat diwawancara awak media, (dok. regamedianews).

Bangkalan,- Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi, menegaskan, tahun ini proses seleksi mahasiswa baru jalur nasional, ditentukan sistem.

“Baik SNBP maupun SNBT. Tidak ada lagi campur tangan kampus dalam menentukan siapa yang lulus,” ujarnya, Sabtu (26/04/25).

“Mulai tahun ini, seleksi nasional harus pure, murni 100 persen by system,” tegas Prof Safi’.

Artinya, kalau secara sistem tidak masuk, maka kampus tidak bisa lagi memberikan afirmasi seperti sebelumnya.

Menurut Safi’, kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dalam rangka menjaga transparansi dan integritas proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hasil Operasi Patuh Semeru 2018, Satlantas Polres Bangkalan Tindak 1.515 Pelanggar

Sebelumnya, kampus masih memiliki ruang untuk memberikan afirmasi kepada calon mahasiswa yang tidak masuk dalam peringkat sistem, namun memenuhi passing grade.

“Kini, celah itu sudah tertutup. Kalau dulu masih bisa kami afirmasi,” ujarnya.

Misalnya ada siswa yang tidak masuk peringkat, tapi nilainya memenuhi passing grade, bisa kami pertimbangkan.

“Tapi sekarang tidak bisa. Sistem yang menentukan semuanya,” tegasnya.

Safi’ menyadari, sistem ini bisa berdampak pada calon mahasiswa dari daerah tertentu, termasuk Madura.

Oleh karena itu, UTM membuka jalur afirmasi khusus, melalui seleksi mandiri bagi warga Madura dengan kuota terbatas.

Baca Juga :  KPUD Bangkalan Lantik PPK Pilkada 2024

“Kami tetap menjaga kearifan lokal. Dijalur mandiri, kami sediakan afirmasi untuk warga Madura. Mereka diberi prioritas, tidak dikenai biaya Iuran Pengembangan (IP),” tambahnya.

Selain jalur afirmasi, jelas Safi’, UTM juga memiliki jalur kerja sama dengan SMA yang telah menjalin kemitraan.

“Sekolah-sekolah tersebut diberi kesempatan, untuk mengirimkan siswa berprestasi yang juga dibebaskan dari IP,” bebernya.

Dengan sistem yang makin transparan dan kebijakan afirmatif di jalur mandiri, UTM berkomitmen menjaga kualitas seleksi masuk.

“Sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat lokal,” imbuh Prof Safi’.

Berita Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang
SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”
IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura
Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga
Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH
Wabup Pamekasan Dorong Aspirasi Warga Dituntaskan di Tingkat Desa
PCNU Sampang Matangkan Persiapan Harlah NU Ke-103
Skandal Siswa Fiktif SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terkuak

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:25 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Tenaga Pendidik Madrasah di Sampang

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:09 WIB

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Januari 2026 - 08:34 WIB

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Rabu, 21 Januari 2026 - 23:25 WIB

Wabup Pamekasan Minta Kades “Sat-Set” Eksekusi Keluhan Warga

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:40 WIB

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Berita Terbaru

Caption: Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nur Alam, saat diwawancara awak media, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

SDN Batuporo Timur 1 Sampang Terancam “Gulung Tikar”

Kamis, 22 Jan 2026 - 10:09 WIB

Caption: ilustrasi Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan gelar rakerda, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

IWO Pamekasan Fokus Kawal Pembangunan Madura

Kamis, 22 Jan 2026 - 08:34 WIB

Caption: realisasi program perbaikan RTLH ditandai dengan penyerahan secara simbolis Bupati Sumenep kepada warga penerima manfaat di Desa Gelugur, (sumber foto. Media Center Sumenep).

Daerah

Pemkab Sumenep Alokasikan Rp3,1 Miliar Perbaiki 125 RTLH

Rabu, 21 Jan 2026 - 22:40 WIB