36 Wilayah di Jawa Timur Dihantui Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: gambar ilustrasi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir, (dok. regamedianews).

Caption: gambar ilustrasi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir, (dok. regamedianews).

Jatim,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini.

Peringatan tersebut, mengenai potensi cuaca ekstrem diperkirakan melanda hampir seluruh wilayah Jawa Timur, dalam periode 20 hingga 29 November 2025.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan menyatakan, peningkatan cuaca ekstrem ini dapat mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi.

“Mulai dari hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es,” jelasnya.

Data dihimpun regamedianews berdasarkan release BMKG, ada 36 wilayah yang berpotensi terdampak, yaitu :

• Kabupaten Bangkalan
• Kabupaten Banyuwangi
• Kota Batu
• Kabupaten Blitar
• Kota Blitar
• Kabupaten Bojonegoro
• Kabupaten Bondowoso
• Kabupaten Gresik
• Kabupaten Jember
• Kabupaten Jombang
• Kabupaten Kediri
• Kota Kediri
• Kabupaten Lamongan
• Kabupaten Lumajang
• Kabupaten Madiun
• Kabupaten Magetan
• Kabupaten Malang
• Kota Malang
• Kabupaten Mojokerto
• Kota Mojokerto
• Kabupaten Nganjuk
• Kabupaten Ngawi
• Kabupaten Pacitan
• Kabupaten Pamekasan
• Kabupaten Pasuruan
• Kabupaten Ponorogo
• Kabupaten Probolinggo
• Kota Probolinggo
• Kabupaten Sampang
• Kabupaten Sidoarjo
• Kabupaten Situbondo
• Kabupaten Sumenep
• Kota Surabaya
• Kabupaten Trenggalek
• Kabupaten Tuban
• Kabupaten Tulungagung

Baca Juga :  Niat Berlibur, Bocah SD Ini Tewas Tenggelam Dikolam Renang Goa Lebar

Menurut BMKG, potensi peningkatan cuaca ekstrem tersebut disebabkan oleh beberapa faktor.

“Yaitu, adanya pola pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Timur,” jelas Taufiq.

Melintasnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, diprediksi mulai terjadi pada 23 November 2025.

Baca Juga :  Polisi Sergap Kurir di Gresik, Bosnya Ditetapkan DPO

Kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas, sangat mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan lebat.

Maka dari itu, kata Taufiq, menghimbau masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

“Khususnya potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang,” terangnya.

Taufiq juga mengimbau, masyarakat yang tinggal di wilayah dengan topografi curam / bergunung / tebing diharapkan lebih waspada.

“Terutama terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang,” imbaunya.

Kendati demikian, masyarakat disarankan untuk aktif memantau kondisi cuaca terkini dan informasi peringatan dini resmi dari BMKG melalui saluran berikut:

Website: https://stamet-juanda.bmkg.go.id/

Citra Radar Cuaca (WOFI): https://stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang
Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon
Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai
Nelayan Sampang Diimbau Waspada!, Angin Kencang Landa Selat Madura
Mayat Misterius Terapung di Perairan Sampang

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:41 WIB

Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Senin, 22 Desember 2025 - 08:18 WIB

Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon

Berita Terbaru

Caption: Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, saat gelar press conference ungkap kasus kriminal selama tahun 2025, (dok. foto istimewa).

Hukum&Kriminal

Polres Sumenep Gaspol, 82% Kasus Kriminal Diselesaikan

Sabtu, 3 Jan 2026 - 18:42 WIB

Caption: tampak bagian depan truk yang terlibat kecelakaan di jalan raya Camplong ringsek, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Sabtu, 3 Jan 2026 - 12:11 WIB

Caption: anggota Polsek Kedungdung saat mengevakuasi almarhum Muhar ke rumah duka, (sumber foto: Humas Polres Sampang).

Peristiwa

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Jumat, 2 Jan 2026 - 11:17 WIB

Caption: Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Bangkalan, Abd Kholik, (dok. Syafin, Rega Media).

Daerah

PMII Bangkalan Soroti Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 2 Jan 2026 - 09:03 WIB