Nyawa Bocah Sampang Melayang ‘Demi Sandal’

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Caption: potongan video, tampak polisi bersama warga mengevakuasi bocah tenggelam di tambak ikan nila di Desa Aeng Sareh, (dok. Harry, Rega Media).

Sampang,- Dimas Alvian Rhamadhan (11), bocah asal Dusun Demongan, Desa Aeng Sareh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ini, meninggal dunia akibat tenggelam saat mancing di tambak ikan nila.

Laporan diterima regamedianews, peristiwa duka tersebut terjadi pada Sabtu (29/11/25) siang, sekira pukul 11:35 wib.

Saat itu korban sedang memancing bersama sepupunya, Amir (10), di tambak ikan nila di desa setempat.

“Lokasinya tidak jauh dari rumah mereka,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin.

Baca Juga :  Kantor Koramil Krembangan Digrebek Polisi

Menurut keterangan saksi (Amir), kejadian bermula ketika sandal milik korban (Dimas) terhanyut air.

Namun, saat itu korban kemudian berusaha mengambil atau mengejar sandal tersebut.

“Saksi sempat melarang korban, karena mengetahui bahayanya, tapi korban tetap bersikeras,” ungkap Hozin.

Nahas, korban kemudian tenggelam di tambak dengan kedalaman 3 meter tersebut.

“Saksi Amir yang panik segera meminta pertolongan warga sekitar,” terang Hozin kepada awak media ini.

Mendengar kejadian itu, warga mendatangi lokasi kejadian, tidak lama kemudian berhasil menemukan korban dalam kondisi kritis.

Baca Juga :  Bupati Baddrut Tamam Lantik Dua Kades PAW di Pamekasan

“Warga bersama polisi segera melarikan korban ke rumah sakit dr.Mohammad Zyn Sampang, karena korban saat ditemukan masih bernafas,” ujarnya.

Setelah mendapatkan tindakan medis dari petugas rumah sakit. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat tertolong.

“Akhirnya, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit sekira pukul 12:00 wib,” ungkap Hozin.

Jenazah korban kemudian dibawa kembali ke rumah duka menggunakan mobil ambulance, dengan pengawalan dari petugas kepolisian.

Pihak keluarga korban menyatakan tidak akan menuntut secara hukum atas kejadian tersebut.

“Mereka menerima peristiwa itu sebagai musibah kecelakaan tunggal,” pungkas Hozin.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang
Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon
Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai
Nelayan Sampang Diimbau Waspada!, Angin Kencang Landa Selat Madura

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:41 WIB

Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Berita Terbaru

Caption: ilustrasi pelaku kriminal ditangkap, Pj Kades Tlagah beberkan surat pengunduran diri inisial UA dari jabatannya sebagai perangkat desa, (dok. Harry Rega Media).

Hukum&Kriminal

Pj Kades Tlagah Bantah Jambret Maut di Pamekasan Jabat Kasun

Minggu, 11 Jan 2026 - 21:49 WIB

Caption: Dandim Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, menyampaikan arahannya saat grand launching SPPG di Kecamatan Rubaru, (sumber foto. Sumenep.go.id).

Daerah

Dandim Sumenep Tegaskan Pengawasan Ketat Program MBG

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:02 WIB

Caption: sebelum pengukuhan, panitia membacakan SK pengurus ranting dan anak ranting Muslimat NU Kecamatan Kedungdung, (dok. foto istimewa).

Daerah

Perkuat Basis, 600 Muslimat NU Kedungdung Dikukuhkan

Sabtu, 10 Jan 2026 - 17:13 WIB

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB