Ombak Ganas Telan Kapal Warga Camplong Sampang

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Caption: Personel BPBD Sampang bersama nelayan, berupaya mengevakuasi kapal slerek yang tenggelam di perairan laut Camplong, (sumber foto: BPBD Sampang).

Sampang,- Satu unit kapal ikan jenis slerek, tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur.

Upaya evakuasi oleh tim gabungan sempat menemui kendala, akibat gelombang yang masih tinggi dan angin kencang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami menerima informasi pukul 08:15 wib, mengenai insiden kapal karam di Pesisir Dharma Camplong,” ujarnya.

Menurut kronologi, kapal KM Mulya dengan panjang 10 meter milik Ahmat Misdin, tenggelam pada Sabtu (29/11/25) dini hari.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Beberapa Titik di Kota Sampang Mulai di Genangi Banjir

“Tenggelam sekitar pukul 04:30 wib, karena gelombang laut di Camplong dilaporkan cukup tinggi,” ungkap Hozin.

Menanggapi laporan tersebut, pihaknya segera bergerak cepat, menerjunkan tim penyelam (SCUBA) untuk mengamati kondisi kapal.

“Kami berkoordinasi dengan pemilik kapal dan nelayan setempat, untuk proses pengangkatan kapal menggunakan bantuan drum,” ujarnya.

Hasil dari pelaksanaan evakuasi awal, kata Hozin, menunjukkan keberhasilan dalam pemasangan drum.

Baca Juga :  Uang Kotak Amal Masjid Kedungdung Sampang Raib

“Pemasangan drum berhasil dilakukan dan membuat kapal dalam posisi setengah mengapung,” terangnya.

Rencana selanjutnya proses penarikan kapal ke tepi pantai. Namun, proses penarikan tersebut belum dapat dilanjutkan.

“Proses penarikan belum bisa dilakukan, dikarenakan gelombang tinggi dan angin kencang yang berisiko bagi keselamatan tim di lapangan,” tambahnya.

Hozin menambahkan, dalam operasi tersebut tim menggunakan berbagai peralatan.

“Termasuk 2 Unit Rescue CAR, 1 unit perahu karet+mopel, dan 2 set alat selam (SCUBA),” jelasnya kepada regamedianews.

Penulis : Harry

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah
Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang
Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid
Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut
Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang
Dapur Warga Sumenep Hancur Tertimpa Pohon
Puluhan Rumah Warga Sampang Rusak Diamuk Badai
Nelayan Sampang Diimbau Waspada!, Angin Kencang Landa Selat Madura

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:05 WIB

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 12:11 WIB

Dua Truk Adu Banteng di Jalan Raya Camplong Sampang

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:17 WIB

Kakek di Sampang Ditemukan Meninggal di Dalam Masjid

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:46 WIB

Nelayan Sampang Meninggal Saat Melaut

Rabu, 24 Desember 2025 - 04:41 WIB

Puting Beliung Sapu Wilayah Tlagah Sampang

Berita Terbaru

Caption: Manajer PLN UP3 Madura Fahmi Fahresi, diwawancara usai peresmian PJU baru di JLS Sampang, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik JLS Sampang

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:24 WIB

Caption: kiri, Moh Ramadhoni mewakili Direktur RSUD Pamekasan saat ditemui awak media, (dok. Kurdi Rega Media).

Daerah

RSUD Pamekasan Putus Kontrak Proyek Gedung Rawat Inap

Jumat, 9 Jan 2026 - 13:34 WIB

Caption: potongan video viral, sejumlah warga Desa Penyaksagan menampung cairan dari semburan sumur bor menggunakan botol, (dok. Syafin Rega Media).

Peristiwa

Geger! Sumur Bor di Bangkalan Semburkan Minyak Mentah

Jumat, 9 Jan 2026 - 10:05 WIB

Caption: Bupati Sampang H Slamet Junaidi melakukan peninjauan sebelum meresmikan Penerangan Jalan Umum baru di JLS, (dok. Harry Rega Media).

Daerah

Visi Sampang Terang: Jadikan JLS Magnet Ekonomi

Jumat, 9 Jan 2026 - 08:09 WIB