Sumenep,- Mengawali tahun 2026, Wakil Bupati KH Imam Hasyim, memberikan peringatan tegas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Dalam apel perdana, Senin (05/01/2026), ia menekankan bahwa tahun ini adalah periode strategis yang menuntut perubahan besar dalam birokrasi.
Kiai Hasyim meminta para ASN untuk segera meninggalkan pola kerja lama yang lamban dan tidak efektif.
Menurutnya, sebagai ujung tombak pelayanan, ASN diharapkan beralih ke budaya kerja yang serba cepat, transparan, dan akuntabel.
“Masyarakat kini butuh pelayanan yang berkualitas tinggi,” tegas kiai Hasyim dilansir dari laman resmi Pemkab Sumenep.
Lanjut ia menegaskan, ASN harus adaptif terhadap teknologi dan jangan kaku terhadap perubahan.
Selain profesionalisme individu, kiai Hasyim juga menggarisbawahi pentingnya “Kerja Keroyokan” atau sinergi lintas sektor.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan sukses, jika setiap perangkat daerah bekerja sendiri-sendiri secara parsial.
Maka dari itu, ia berpesan agar di tahun 2026, ASN Sumenep memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan publik.
“Memperkuat kolaborasi antar dinas agar target pembangunan tercapai optimal,” tandasnya.
Selain itu, imbuh kiai Hasyim, ASN wajib terus belajar melalui pelatihan guna menghadapi tantangan birokrasi modern.
“Kami ingin ASN Sumenep menjadi aparatur yang inovatif dan punya semangat melayani, bukan lagi dilayani,” pungkasnya.
Penulis : Red
Editor : Redaksi










