Sampang,- Halaman Pondok Pesantren Nahdlatul Islamiyah, Desa Bajrasokah, Sampang, Madura, Jawa Timur, seketika berubah menjadi “lautan” hijau pada Sabtu (10/01/2026).
Ratusan kaum ibu dari Kecamatan Kedungdung antusias mengikuti prosesi pelantikan Pengurus Ranting dan Anak Ranting Muslimat NU masa khidmat 2025–2030.
Sebanyak 600 pengurus terdiri dari 272 pengurus ranting dan 378 anak ranting dari 17 desa resmi dikukuhkan.
Angka yang fantastis tersebut, menjadi bukti nyata kuatnya akar organisasi Muslimat NU di tingkat basis.
Mengusung tema “Optimalisasi Peran Muslimat NU Kedungdung Dalam Pemberdayaan Umat”, acara ini bukan sekadar seremoni.
Ketua PAC Muslimat NU Kedungdung, Nyai Nurul Umamah menegaskan, pelantikan ini muara dari kerja keras selama empat bulan terakhir.
“Pelantikan ini memberikan legalitas bagi para pengurus, agar mereka bisa langsung tancap gas bekerja di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Ia juga memuji semangat para anggotanya yang bahkan sudah mulai berkhidmah sebelum resmi dilantik.
Langkah PAC Kedungdung menggelar pelantikan bersama hingga tingkat anak ranting mendapat acungan jempol dari Ketua PC Muslimat NU Sampang, Nyai Hj Nur Kautsar Muhtaram.
Ia menyebut Kedungdung sebagai pelopor di Kabupaten Sampang.
“Baru kali ini ada pelantikan bersama ranting dan anak ranting sebanyak ini. Ini bukti soliditas yang luar biasa,” ujarnya.
Nyai Hj Nur Kautsar berharap semangat Kedungdung menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
Kemeriahan acara tersebut semakin lengkap dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari jajaran MWCNU, para Kiai dan Bu Nyai, hingga Forkopimcam Kedungdung.
Penulis : Icha
Editor : Redaksi










